Peserta Pelatihan Sinden Gandrung Mulai Menerima Pembekalan MateriDKB Banyuwangi


Peserta Pelatihan Sinden Gandrung Mulai Menerima Pembekalan Materi

Keterangan Gambar : Peserta Pelatihan Sinden Gandrung 2021 sedang menerima materi pembekalan. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Sebanyak 40 peserta Pelatihan Sinden Gandrung sudah mendapatkan pembekalan tentang Gandrung dari 4 Gandrung Senior dan Pengurus Dewan Kesenian Blambangan (DKB), Senin (29/3/2021) pagi.

Pembekalan akan berlangsung dua hari, setelah itu peserta akan “Nyantrik” langsung kepada Gandrung Senior.

“Alhamdulillah, 40 peserta sudah mewakili wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Bahkan anak-anak keturuan Jawa dan Madura, terlihat antusias mengikuti pelatihan,” kata Juwono, atau akrab dipanggil Kang Ju, Ketua Panitia Pelatihan Sinden Gandrung 2021.






Baca Juga :

“Jumlah video yang masuk ke panitia ada 70-an, tetapi kita seleksi sesuai kuota menjadi 40 peserta,” imbuh Guru SDN Lemahbang Kulon ini kepada KabarBanyuwangi.co.id, Senin (29/3/2021).

Kang Ju, yang juga menjadi Ketua Komisi Seni dan Musik Dewan Kesenian Blambangan (DKB), membantah jika banyak peserta yang mengundurkann diri. Sebelumnya memang ada ratusan yang akan mendaftar.


Keterangan Gambar : Peserta mendengarkan arahan dari Gandrung Senior, Temu Misti. (Foto: Istimewa)

Namun saat mereka diminta mengirimkan videro contoh suara dan lagu-lagu yang sudah ditentukan panitia, ternyata dari ratusan itu hanya 70 peserta yang bisa diseleksi.

“Masalahnya, pelaksanaan ini barengan dengan ujian akhir siswa tingkat SMP dan ujian semester kelas 2 dan 3. Mereka terpaksa tidak jadi ikut pelatihan, karena benturan waktunya. Itu memang yang tidak diantisipasi sebelumnya oleh panitia, tetapi melihat keragaman peserta sangat menggembirakan,” tegas Kang Ju.

Adanya isu penolakan peserta yang akan mendaftar, juga dibantah oleh Kang Ju. “Itu tidak benar, tidak ada penolakan. Kalaupun ada yang didaftarkan gurunya, memang terpkasa tidak diterima.

Alasannya, selama ini siswa yang didaftarkan itu sudah dibina lembaga lain. Jika itu diterima, pasti banyak siswa yang harus mendapatkan kesempatan dibina tidak bisa dilakukan akibat keterbatasan kouta,” jelas Kang Ju.


Keterangan Gambar : Maestro Gandrung Banyuwangi tempat "Nyantrik" peserta Pelatihan Sinden Gandrung. (Foto: Istimewa)

Pemberi materi pada pembekalan adalah Narasumber Adlin Mustika Alam (Sekretaris Panitia), Juwono (Ketua Panitia) dan Moh Ikhwan. Sedangkan dari Gandrung senior, ada Mak Temu, Mak Sunasih, Mak Siti  dan Mak Holipah. Dijawalkan pemberian materi tentang seluk kesenian Gandrung, sosok Gandrung dan pentas Gandrung.

Setelah mendapatkan materi di Disbudpar selama 2 hari, peserta akan dibagi menjadi 4 kelompok. Mereka selanjutkan akan “nyantrik” langsung kepada Gandrung senior yang juga ikut mengisi materi.

“Sebelumnya kita uji lagi, untuk mengetahui potensi masing-masing peserta. Ujian ini sekaligus untuk menentukan pilihan nyatriknya kepada Gandrung siapa?. Panitia akan memfasilitasi semunya, masalah waktu kesepakatan Gandrung senior dengan peserta,” pungkas Adlin Mustika. (has)