oleh

Begini, Cara Ternak Ikan Mas Koki dengan Media Kolam Terpal

KabarBanyuwangi.co.id – Berbagai cara dilakukan untuk mengisi kekosongan waktu saat sedang di rumah selama pandemi Covid-19 mewabah. Seperti yang dilakukan oleh Catur Pribadi Sanitara (29), warga Jalan Bengawan, Kelurahan Singonegaran, Banyuwangi. Dalam mengisi kesibukan di rumah, pria tambun ini mulai gemar berternak ikan mas koki.

Menurut pria yang keseharianya dipanggil Catur, berternak ikan mas koki bisa dibilang gampang-gampang susah. Hanya bermodalkan media terpal berkuran 1 kali 2 meter, yang ditaruh di dalam dapur rumahnya, ternyata bisa difungsikan sebagai kolam pembesaran ikan yang cukup efektif untuk menampung ratusan hingga ribuan bibit ikan mas koki.

Selain itu, ribuan telur ikan mas koki bernilai ekonomis ini juga bisa ditetaskan dalam kurun waktu tidak kurang dari sebulan. Bahkan saat ini bagian dapur rumah Catur dipenuhi aquarium maupun kolam pembesaran berisi bibit-bibit ikan mas koki yang siap untuk diperjual belikan.

“Awal mulanya saya memang suka dengan ikan mas koki. Saat pandemi seperti ini, membuat saya pingin belajar berternak ikan ini. Saya kira cara berternak ikan ini cukup susah, ternyata sangat mudah, bahkan hanya dengan kolam terpal, bak dan aquarium kecil-kecilan saya taruh di dalam dapur,” kata Catur, kepada kabarbanyuwangi.co.id, Sabtu (25/7/2020).

Catur sedang memindah ikan mas koki dari kolam terpal ke aquarium. (Foto: man)
Catur sedang memindah ikan mas koki dari kolam terpal ke aquarium. (Foto: man)

Di dapur rumah Catur ini, tidak hanya satu jenis ikan yang diternak, melainkan banyak macam jenis ikan mas koki seperti Mutiara, Ranu, Oranda, hingga Riukin ada di pertenakan semi alami yang ada di dalam rumah.

Untuk meminimalisir angka kematian dalam membudidayakan ikan mas koki, yang paling terpenting adalah kebersihan dan sirkulasi air. Dalam kurun waktu 24 jam sirkulasi air harus terus berjalan, agar bibit-bibit ikan ini merasa seperti di habitatnya.

“Yang paling penting itu kebersihan dan sirkulasi airnya. Alhamdulilah ikan mas koki yang saya ternak selalu terawat dan sudah banyak yang terjual, mulai dari tetangga sekitar, bahkan terjual secara online sampai ke Jakarta, Solo, Banjarmasin, Makasar hingga Bali,” tambah Catur.

Cara mengawinkan ikan mas koki agar bertelur juga tidak telalu sulit. Dua ekor ikan mas koki betina cukup dimasukkan menjadi satu di dalam aquarium berisi tiga ekor ikan mas koki jantan yang siap membuahi. Tidak sampai 24 jam disatukan, dua ekor indukan ini bisa langsung mengeluarkan ribuan telur.

“Setelah telur keluar, harus segera dipindahkan indukan ke aquarium lain. Tinggal menungu sampai tiga hari, ribuan telur ikan mas koki ini langsung menetas mengeluarkan benih-benih ikan mas koki berukuran sekiar 1 mili meter,” ucap Catur.

Selain dijual secara langsung, peternak ikan mas koki juga memanfaatkan media sosial untuk menawarkan ikan-ikan yang berasal dari Asia Timur ini. Harganya pun bervariaif, mulai Rp 50 ribu hingga seharga jutaan rupiah per ekornya, tergantung jenis maupun usia dari ikan mas koki.

Semakin aneh dan unik bentuk ikan mas koki dengan perut membuncit dan gelembung di sekitar mata, maka ikan ini memiliki daya jual yang cukup tinggi, karena dinilai semakin terlihat lucu jika dimasukkan ke dalam aquarium. Untuk yang berminat melihat hasil ternaknya bisa kunjungi Instagram @koki_oseng. (man)

_blank