oleh

Bejat, Pria Ini Cabuli Bocah 9 Tahun di Areal Persawahan

KabarBanyuwangi.co.id – Tl, warga Desa Sumber Anyar, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, hanya bisa menyesali perbuatannya saat digiring Tim Unit Reskrim Polsek Wongsorejo menuju ruang penyidik, Selasa (11/8/2020). Pria berusia 28 tahun ini ditangkap polisi lantaran diduga melakukan perbuatan cabul terhadap bocah berusia 9 tahun yang tak lain tetangganya sendiri.

Menurut Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudn melalui, Kapolsek Wongsorejo AKP Kusmin, perbuatan cabul yang dilakukan oleh pria yang kesehariannya sebagai buruh tani ini terjadi di tengah areal persawahan. Oleh pelaku, korban yang masih belia ini pura-pura diajak bermain, kemudian dirayu agar mau melayani nafsu bejatnya hingga terjadilah persetubuhan.

“Kejadian terjadi saat korban bermain seorang diri di dekat areal persawahan pada Jumat lalu. Pelaku menyusun rencana dengan membujuk korban untuk diajak bermain air di sebuah sumur bor tidak jauh dari areal persawahan. Pelaku meminta korban untuk melepas pakaiannya dengan alasan agar tak basah saat bermain air,” kata AKP Kusmin.

Baca Juga: Duh, Bocah 7 Tahun Diduga Dicabuli Pemuda dengan Iming-Iming Bakso

Baca Juga: Heboh!! Anak Umur 12 Tahun Diduga Nikah Siri Dengan Pria Beristri

Baca Juga: Pria Beristri 3 Jadi Tersangka Dugaan Pernikahan Dini Anak 12 Tahun

Kusmin manambahkan, diduga semakin terangsang melihat korban tanpa sehelai benang yang melekat di tubuhnya, pelaku langsung menuntun korban ke tempat lain di areal persawahan hingga terjadilah persetubuhan antar keduanya. Beruntung, aksi bejat ini berhasil diketahui oleh tetangga korban.

“Saat itu saksi curiga meihat korban jalan sedirian di areal persawahan. Padahal sebelumnya, saksi melihat korban dan pelaku main di persawahan. Setelah didesak, korban mengaku disetubuhi pelaku, selanjutnya kajadiannya dilaporankan ke Polsek. Setelah divisum dan kita kumpulkan keterangan saksi, lalu kita lakukan penangkapan,” tambah AKP Kusmin.

Petugas tunjukan barang bukti baju milik korban dan pelaku. (Foto: man)
Petugas tunjukan barang bukti baju milik korban dan pelaku. (Foto: man)

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa lembar pakaian milik korban dan pelaku, serta bukti hasil visum korban dari rumah sakit.

Atas perbutanya pelaku akan dijerat Pasal 76 D, E Jo pasal 81 ayat (1) dan pasal 82 ayat (1) UU No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU.

“Pelaku kami jerat dengan undang-undang perlindungan anak, ancaman pidana maksimalnya mencapai 15 tahun penjara,” pungkasnya. (man)

_blank

Kabar Terkait