oleh

Bersama Warga, Ipuk Fiestiandani Galakkan Gerakan Belanja ke Warung Tetangga

KabarBanyuwangi.co.id – Memperkuat ekonomi kerakyatan, bersama warga RT 4 RW 4 Lingkungan Krajan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, menggalakkan gerakan Belanja ke Warung Tetangga.

Gerakan ini sebagai upaya untuk memulihkan ekonomi, di mana alur uang dari warga kembali ke warga setempat. Program tersebut sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat terhadap produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sekaligus mempermudah memasok kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Gerakan ini mengedepankan semangat gotong royong dan saling membantu antar warga. Dampak dari gerakan Belanja ke Warung Tetangga ini bisa langsung dirasakan oleh warga sendiri. UMKM yang ada di lingkungan tersebut juga bisa tumbuh,” kata istri Bupati Abdullah Azwar Anas itu.

Baca Juga: KPU Sosialisasikan Aturan Pilkada Serentak, Kesehatan Masyarakat Jadi Prioritas

Baca Juga: Yusuf Widyatmoko Merasa Diselamatakan oleh Partai Pengusung Hingga Menjadi Calon Bupati Banyuwangi

Baca Juga: Wakapolda Jatim: Pilbup Serentak Di Jatim Harus Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Ipuk menambahkan, selama ini di Banyuwangi membatasi toko-toko modern, untuk melindungi agar warung-warung rakyat bisa tumbuh.

“Usaha rakyat kecil harus dijaga dan dilindungi. Apabila pasar atau toko modern dibiarkan tumbuh subur, warung-warung rakyat tentu akan kalah bersaing,” tambah Ipuk yang juga sebagai Ketua Dewan Kerajian Daerah (Dekranasda) Banyuwangi.

(Foto: istimewa)
(Foto: istimewa)

Dengan berbelanja di warung tetangga, membuat warga akan sering bersilaturahmi. Ini akan menumbuhkan kepekaan warga terhadap lingkungan sekitarnya.

“Dengan gerakan ini, apabila ada anggota masyarakat yang sedang kesusahan seperti sedang sakit atau tertimpa musibah, masyarakat bisa dengan cepat mengetahui dan saling membantu,” ujar Ipuk.

Ketua RT 4, Hendro Harsono mengatakan, di kampungnya terdapat banyak ibu-ibu rumah tangga yang bekerja sampingan dengan membuka warung-warung kecil, seperti cilok, kopi, kebutuhan sehari-hari, dan lainnya. Dengan adanya gerakan ini juga kian meningkatkan kekompakan warganya.

“Dengan gerakan Belanja ke Warung Tetangga ini bisa turut membantu perekonomian mereka. Warga di sini sangat kompak. Banyak program-program kampung tercetus saat nyangkruk di warung,” ucap Hendro. (red)

_blank

Kabar Terkait