oleh

Bingung Bayar Angsuran Mobil, Pemilik Usaha Depo Air Mineral Bobol Gedung SMP

KabarBanyuwangi.co.id – Sepinya kawasan sekolah selama libur di masa pandemi, dimanfaatkan maling untuk melancarkan aksinya. Seorang pria di Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, diamankan polisi setelah kedapatan membobol gedung SMP PGRI di Kecamatan Glenmore.

Pelaku adalah Muhammad Taufan, (27) warga Desa Margomulyo, Kecamatan Glenmore yang merupakan seorang pengusaha depo air mineral. Meski tergolong tidak kekurangan dari segi ekonomi, pelaku nekat melancarkan aksi pencurian lantaran sedang kepepet utang untuk bayar angsuran tunggakan kreditan mobil miliknya di sebuah leasing.

Baca Juga: Polresta Banyuwangi Pulangkan Belasan Pendemo Tolak Omnibus Law

Baca Juga: Teler Dekat Polsek, ABG Diciduk Polisi Bersama 2 Pengedar Pil Trex

Kapolresta Banyuwangi, Kombes pol Arman Asmara Syarifudin, melalui Kapolsek Glenmor, AKP Basori Alwi menerangkan, aksi pencurian dilakukan seorang diri dengan cara membobol jendela sekolah menggunakan obeng. Pelaku berhasil menggasak satu unit notebook, kipas angin dan satu unit mesin elektrik air mineral yang ada di gedung sekolah. Akibat perbuatan pelaku, pihak sekolah mengalami kerugian hingga Rp 4 juta rupiah.

”Kejadiannya tanggal 14 Oktober lalu sekitar pukul 01.00. Penangkapan berawal dari laporan Kepala Sekolah yang merasa kehilangan barang-barang di dalam sekolahnya. Jendela sekolah juga rusak setelah dicongkel pelaku dengan obeng. Pihak sekolah mengalami kerugian sekitar 4 jutaan,” terang AKP Basori Alwi, Kamis (22/10/2020).

Baca Juga: Polresta Banyuwangi Beri Nutrisi Pasien OTG yang Menjalani Karantina

Kapolsek Glenmore menambahkan, selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah beberapa barang bukti hasil curian yang belum sempat di jual. Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku tidak hanya sekali ini saja melakukan aksi pencurian. Dari hasil pemeriksaan petugas, ternyata pelaku juga sempat berurusan dengan polisi lantaran kepergok mencuri satu unit kotak amal di sebuah masjid.

“Selang empat jam dilaporkan, pelaku kami amankan beserta barang bukti curian. Pelaku dengan mudah kami kenali karena aksi pencurian ini terekam kamera pengintai milik sekolah. Pelaku juga sempat berurusan dengan polisi mencuri kotak amal. Tapi waktu itu pelaku tidak sampai ditahan, karena jumlah kerugian sangat kecil,” tambah AKP Basori.

Akibat perbuatannya, pelaku kini harus meringkuk di balik jeruji besi ruang tahanan Mapolsek Glenmore. Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, ancaman hukuman maksimal mencapai 7 tahun kurungan penjara. (man)

_blank

Kabar Terkait