oleh

BPBD Banyuwangi Sebut 4 Kecamatan Masuk Kawasan Rawan Bencana

KabarBanyuwangi.co.id – Seiring adanya riset pakar geofisika terkait gelombang tsunami setinggi 20 meter di laut selatan jawa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi mencatat ada empat kecamatan yang masuk dalam kategori rawan bencana tsunami.

“Diantaranya Kecamatan Pesanggaran, Purwoharjo, Muncar dan Kecamatan Blimbingsari,” sebut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharam, Sabtu (3/10/2020).

Eka Muharram merinci, dari empat kecamatan itu ada sekitar 48 desa yang masuk rawan bencana.

Baca Juga: Deteksi Dini Tsunami, BPBD Banyuwangi Tambah 3 Alat EWS

Baca Juga: Petani di Banyuwangi Keluhkan Langkanya Pupuk Bersubsidi

Baca Juga: Dinas PMTSP Tanggapi Penolakan Warga Soal Tower

Saat ini, kata Eka Muharam, BPBD Banyuwangi telah memasang rambu-rambu jalur evakuasi dan tempat aman untuk evakuasi. Selain itu juga akan ada penambahan Early Warnaing Sistem (EWS) dan pembangunan shelter.

“Ini untuk kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam rangka penanggulangan bencana di wilayah Banyuwangi,” ucapnya.

Dalam rangka penanggulangan bencana ini, Eka menambahkan, juga telah dibentuk desa tangguh bencana. “Yang semula empat desa, sekarang ditambah menjadi tujuh desa,” pungkansya. (fat)

_blank