oleh

Bulog Banyuwangi Gelontor 2.002 Ton Beras untuk Gakin

KabarBanyuwangi.co.id – Untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin di masa pandemi Covid-19, bantuan sosial berupa beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH) di Banyuwangi, mulai didistribusikan. Secara simbolis, bantuan sosial berupa beras ini mulai didistribusikan dari Gudang Bulog Lemahbang, di Kecamatan Rogojampi, sejak Kamis (15/10/2020).

Pada tahap ketiga pendistribusian ini, sebanyak 1.100 ton beras diangkut empat armada truk untuk langsung disalurkan secara serentak menuju empat kecamatan. Masing-masing keluarga miskin yang menerima bantuan akan mendapatkan jatah beras sebanyak 15 kilogram per bulan, selama tiga bulan, terhitung sejak bulan Agustus lalu hingga bulan Oktober ini.

Baca Juga: Puluhan Ribu Usaha Mikro Banyuwangi Dapat Bantuan dari Jokowi

Baca Juga: Sudah 45 Ribu Lebih Warga Banyuwangi Terima Bansos Tunai 

Seperti diketahui, penyaluran beras Bulog ini dilakukan dalam tiga tahap. Pada penyaluran tahap pertama dan kedua sudah dilakukan pada bulan September lalu. Pendistribusian secara sibolis tahap ketiga in dihadiri oleh Pimpinan Cabang Bulog Banyuwangi, Jusri Pakke bersama Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Banyuwangi, Bambang Sungkono.

“Bulog Banyuwangi sendiri sejauh ini sudah menggelontor sebanyak 2.002 ton beras ke keluarga miskin penerima program keluarga harapan (PKH) dan sudah menyasar ke 66.796 penerima,” kata Pimpinan Cabang Bulog Banyuwangi, Jusri Pakke.

Beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH) tersimpan di gudang Bulog. (Foto: man)
Beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH) tersimpan di gudang Bulog. (Foto: man)

Sesuai aturan, beras yang disalurkan dalam program bansos beras Kementerian Sosial ini bukanlah beras dengan kualitas premium. Melainkan beras dengan kualitas medium yang layak dan sudah dilakukan uji tanak.

“Jadi, aturan dari pemerintah adalah beras medium. Kualitas medium, di bawah kelas premium. Namun, kualitasnya tidak perlu diragukan. Sebab, pengadaan dan perawatan beras di gudang Bulog menggunakan standar baku,” tandasnya.

Baca Juga: Kemendagri Tetapkan Banyuwangi Peringkat Pertama Kabupaten Berkinerja Terbaik

Dengan adanya bantuan ini diharapkan mampu mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan di masa pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat tersalurkan tepat sasaran,” pungkas Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Banyuwangi, Bambang Sungkono. (man)

_blank