oleh

Cik Eng Nam, Pelopor Rujak Soto Khas Banyuwangi di Kota Pahlawan

KabarBanyuwangi.co.id – Ketenaran Rujak Soto khas Banyuwangi, sudah melanda sejumlah daerah di luar Kabupaten Banyuwangi. Bahkan saat ini penjual Rujak Soto khas Banyuwangi sudah banyak ditemui di daerah lain, salah satunya di Kota Pahlawan tepatnya di Jalan. Ngagel Jaya Barat No. 5 Surabaya, namanya Aneka Rujak Khas Banyuwangi.

Depot milik Erry Yuni Indrayanti atau biasa dipangil Cik Eng Nam asli kelahiran Banyuwangi ini, sudah sangat terkenal di Kota Surabaya. Keberadaan depot ini berawal dari kepindahannya keluarga Cik Eng Nam dari kota Banyuwangi ke Surabaya sejak tahun 1998 lalu. Sejak menetap di Surabaya, depot yang menjajakan special masakan Khas Banyuwangi ini sudah memiliki pelanggan tetap.

“Sebelumnya Mama memang jualan Rujak Soto di Jalan. Wahid Hasyim, Tukang Kayu Banyuwangi. Tapi usaha jualan rujak di Banyuwangi kurang diminati pembeli, karena saat itu Banyuwangi tidak seramai sekarang. Waktu di Surabaya, Mama memerlukan waktu setahun lebih untuk mengenalkan makanan yang masih dianggep aneh oleh orang luar Banyuwangi,” kata Oky Handoyo (41) putra Cik Eng Nam, kepada kabarbanyuwangi.co.id, Kamis (23/7/2020).

Rujak Soto Khas Banyuwangi yang dijual di Surabaya. (Foto: istimewa)
Rujak Soto Khas Banyuwangi yang dijual di Surabaya. (Foto: istimewa)

Oky yang setiap hari membantu Mamanya sebagai kasir, tau persis perjuangan Mamanya saat itu hingga sekarang depotnya menjadi terkenal. Awalnya menggunakan nama Depot Dahlia, tetapi sekarang diberi nama, Aneka Rujak Khas Banyuwangi. Selain Rujak Soto ada juga Rujak Cingur, Rujak Gobet dan Rujak Dehem.

“Selain Rujak Soto khas Banyuwangi yang dominan kacangnya, rujak-rujak yang lain juga rasanya khas Banyuwangi. Jadi Rujak Cingurnya, beda dengan Rujak Cingur Surabaya. Hingga sekarang, Mama tetap kontral rasa masing-masing olahan rujak. Mama tau persis, kalau racikannya kurang atau tidak standart. Petis memeng tidak beli di Banyuwangi, tapi petis yang enak di Sidoarjo,” tambah Oky yang mengaku masih terkesan dengan Sego Cawuk khas Banyuwangi.

Selain menjual aneka rujak, rawon, nasi campur dan kue basah, ternyata kecintaan Cik Eng Nam terhadap masakan Banyuwangi, juga diwujudkan dengan menjual anek pepes, atau orang Banyuwangi menyebut Pelasan. Ada pepes Udang Banyuwangi, Pepes Tongkol Banyuwangi dan Pepes Cumi Banyuwangi.

“Seperti masakan-masakan lain, mama tetap membawa tase (rasa) khas Banyuwangi. Pedas dan ada kecutnya ranti (tomat sayur), itu yang menjadi ciri khas dan disukai banyak orang,” pungkas Oky yang sekarang sudah menetap di Surabaya sejak lulus SMA tahun 1993. (sen)

_blank