oleh

Dalami Cekcok Berujung Maut di Wongsorejo, Polisi Datangkan Saksi Ahli

KabarBanyuwangi.co.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi tengah mendalami perselisihan dan cekcok mulut antara korban dan pelaku dalam peristiwa penusukan yang terjadi di Dusun Alasmalang, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, beberapa hari lalu.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin mengatakan, kasus perkelahian hingga berujung maut tersebut masih terus didadami. Pihaknya juga telah memanggil sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa penusukan, sekaligus akan menghadirkan saksi ahli psikologi.

“Cekcok mulut itu mengenai hal apa, masih kita dalami. Kita masih memeriksa sejumlah saksi dan berencana mengahadirkan saksi ahli psikologi. Sehingga motif dibalik cekcok antara keduanya bisa terungkap,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, Selasa (20/10/2020).

M. Sahid, tetangga korban dan pelaku. (Foto: fat)
M. Sahid, tetangga korban dan pelaku. (Foto: fat)

Sementara itu, Muhammad Sahid (49) salah seorang warga setempat menceritakan, saat itu pelaku pergi memancing bersama saudara korban. Selang beberapa meter beranjak dari rumahnya, tepatnya di timur pemakaman, Dusun Alasrejo, pelaku dicegat korban.

Setelah itu korban menantang pelaku dan cekcok mulut dan melontarkan kata-kata kasar terhadap pelaku, hingga terjadi perkelahian.

Baca Juga: Terlibat Perkelahian, Pemuda Wongsorejo Tewas Ditusuk Sangkur Tetangganya

Baca Juga: Ivan Dani Tewas dengan 11 Tusukan di Tubuhnya

Warga yang melihat cekcok antara keduanya, langsung melerai. Namun korban tetap saja marah-marah kepada pelaku sambil melontarkan kata-kata kasar terhadap pelaku.

“Awalnya dia (MNA) tidak melawan, tapi oleh korban didorong dan dijambak. Malahan dia (MNA) sempat bilang ke korban. Saya ini orang tua Van. Dia (Ivan) bilang kepada orang itu (MNA) pendek, cabul, dan bajingan,” cerita Sahid kepada sejumlah wartawan saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Senin (19/10/2020) kemarin.

Meski korban dan pelaku sama-sama bertetangga, Sahid mengaku tidak tahu menahu apa persoalan yang sebenarnya.

“Kalau persoalannya apa, saya tidak tahu, meskipun itu tetangga,” pungkasnya.

Baca Juga: Pembunuhan Sadis di Wongsorejo, Diduga Dipicu Dendam Lama

Seperti diketahui, Ivan Dani (23) terlibat perkelahian dengan pelaku MNA pada Minggu, (18/10/2020) pukul 21.00 WIB malam. Dalam insiden tersebut korban mengalami sejumlah luka di sekujur tubuhnya.

Oleh warga dan pihak kepolisian polsek Wongserjo, korban dilarikan ke puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan medis. Namuh naas, setiba di puskesmas, korban meninggal dunia. Dari hasil visum tim medis, di tubuh korban terdapat sebelas luka tusukan. (fat)

_blank

Kabar Terkait