oleh

Danramil Srono Hadiri Launching Kampung Tangguh di Desa Sukonatar

KabarBanyuwangi.co.id – Kampung Tangguh di Desa Sukonatar, Kecamatan Srono resmi di Lauching, Kamis (4/6/2020). Dalam kegiatan launching ini dihadiri oleh Komandan Koramil (Danramil) 0825/08 beserta anggotanya, Babinkamtibmas, Camat, Kecamatan Srono, dan kepala Desa, juga tim medis Puskesmas desa setempat.

Kapten Inf Mustohir menyampaikan, Kampung Tangguh adalah program untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19. Dengan adanya Kampung Tangguh masyarakat diminta untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Kampung Tangguh terbagi menjadi beberapa bagian. Diantaranya, Tangguh Kesehatan, Tangguh Keamanan, Tangguh Ekonomi, Tangguh Informasi, Tangguh Budaya, Tangguh Psikologi, Tangguh Agama dan Tangguh Transportasi.

Selain itu, masyarakat harus selalu hidup bersih, dan menerapkan protokol kesehatan. Sering cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak fisik atau physical distancing, serta mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Pemerintah sekarang sedang menerapkan program new normal atau tatanan baru. Masyarakat wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Setiap rumah makan juga wajib menyiapkan tempat cuci tangan, pengunjung, dan pelayan menggunakan masker. Jumlah pengunjung harus dibatasi hanya 50 persen. Tempat atau benda-benda yang sering disentuh oleh pengnjung juga selalu disemprot menggunakan cairan disinfektan,” kata Danramil 0828/08 Srono, Kapten Inf Mustohir.

Baca Juga: Waspadai Komunisme, Kodim 0825 Banyuwangi Laksanakan Pembinaan Antisipasi Balatkom dan Paham Radikal

Dalam kesempatan ini, kepala desa Sokonator menyampikan berterima kasih kepada seluruh Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) dan masyarakat yang telah mendukung berdirinya Kampung Tangguh hingga akhirnya resmi di launching. Dirinya juga selalu meminta arahan dan dukungan agar dalam menerapkan protokal kesehatan Covid-19 berjalan dengan harapan.

“Kami menyampaikan terima kasih banyak kepada seluruh jajaran pemerintah desa, dan Kecamatan, Babinkamtibmas, terkhusus Danramil Srono yang hadir dalam Launcing Kampung Tangguh. Kami memohon bimbingan, dan arahan dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” ucap Kepala Desa Sukonator, Sutiyono S.pd, yang juga sebagai Ketua Tim Kampung Tangguh.

Baca Juga: Koramil Glenmore Tinjau Pembentukan Kampung Tangguh Cegah Covid-19

Kampung Tangguh dinilai sebagi contoh implementasi dari revolusi mental dengan mengusung semangat gotong royong. Melibatkan semua unsur mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, dan agama, relawan, hingga TNI/ Polri. Mereka bergotong royong bersama-sama untuk menjaga desanya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Di Kampung Tangguh juga tersedia kebutuhan pangan, tempat karantina, petugas medis dan tim pemakaman jenazah. Sedangkan sumber dananya berasal dari Dana Desa (DD), dan sumbangan dari para sukarelawan. (red)

_blank

Kabar Terkait