oleh

Destinasi Wisata Pantai Cemara Tawarkan Wisata Aman Covid-19

KabarBanyuwangi.co.id – Setelah diberlakukan new normal, atau kebiasaan baru oleh pemerintah kabupaten Banyuwangi, tampaknya sektor pariwisata mulai menggeliat. Kondisi ini terlihat di destinasi wisata Pantai Cemara di Kelurahan Pakis, Kecamatan Kota Banyuwangi.

Meski saat ini pandemi Covid-19 masih belum berlalu, namun pengunjung sudah mulai memenuhi pantai cemara yang terkenal eksotik dan indah dengan tumbuhnya ribuan pohon cemara yang rindang dan tertata rapi di sepanjang pesisir pantai.

Menururt ketua Kelompk Sadar Wisata (Pokdarwis) pantai cemara, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pengunjung di masa pandemi Covid-19 ini, pengelola memberlakukan protokol kesehatan Covid-19 sangat ketat agar penyebaran virus corona dapat dihindari.

“Semua sarana terkait protokoler kesehatan Covid-19 sudah kami lengkapi semua, pengunjung yang ingin berwisata ke sini tidak perlu khawatir. Kami bersama masyarakat kawasan pantai cemara siap memberikan pelayan yang baik kepada wisatawan,” kata Ketua Pokdarwis Pantai Cemara Muhyi, Minggu (26/7/2020).

Baca Juga: Pertama, Banyuwangi Resmikan Kampung Nelayan Tangguh Semeru

Baca Juga: Pesona Api Biru Ijen Kembali Dibuka, Pengunjung Dibatasi 50 Persen

Muhyi menambahkan, pokdarwis nelayan pesisir pantai di Lingkungan Rowo ini juga terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada pengunjung agar disiplin dengan menerapkan protokol kesehatan di kawasan pantai sesuai anjuran pemerintah. Seluruh pengunjung yang hendak masuk kawasan pantai cemara diukur suhu tubuhnya oleh petugas dan harus mengenakan masker serta diwajibkan cuci tangan di tempat yang sudah disediakan oleh pengelola.

“Kami terus melakukan pantauan kepada pengunjung, dan kami telah membentuk kelompok masyarakat nelayan tangguh, untuk meyakinkan kepada wistawan baik dari dalam maupun luar kota agar tidak perlu khawatir selama mereka juga wajib disiplin menerapkan protokoler kesehatan,” tambah Muhyi.

Pesisir Pantai Cemara. (Foto: istimewa)
Pesisir Pantai Cemara. (Foto: istimewa)

Tidak hanya sebagai tempat wisata yang menawarkan kesejukan dan keindahan pantainya, destinasi wisata pantai cemara ini juga dikenal sebagai kawasan wisata konservasi penyu. Selain menikmati keindahan pantai dan rindangnya pohon cemara, pengunjung juga bisa melihat langsung ratusan anak tukik di lokasi penangkaran.

“Selain panorama pantai yang eksotik, kami juga menawarkan wisata edukasi bagi pengunjung dan pelajar di Banyuwangi. Dengan adanya penangkaran penyu di sini, pengunjung juga bisa melihat anak penyu (Tukik) yang ditangkarkan di pantai cemara ini,” pinta Muhyi.

Sebelumnya, selama pademi Covid-19 beberapa bulan lalu, pengunjung wisata pantai cemara mengalami penurunan hingga 30 persen. Meski demkian tidak menyurutkan semangat pokdarwis untuk terus melakukan pembenahan kawasan pantai cemara. Apalagi, beberapa waktu lalu pantai cemara sempat mengalami abrasi hingga menumbangkan ratusan pohon cemara yang tumbuh tertata rapi di pesisir pantai.

“Akibat abrasi ada lahan yang tergerus sekitar 1200 meter, sekitar 800 pohon cemara tumbang dan alhamdulillah pemkab banyuwangi sudah merencanakan pembangunan guna pengamanan kawasan pantai cemara. Jadi wisatawan tidak perlu merasa khawatir untuk berkunjung ke pantai cemara ini,” urai Muhyi.

Baca Juga: Perketat Protokol Kesehatan, Banyuwangi Siap Jadi Destinasi Acara Kementerian

Sementara itu, Mariana salah seorang pengunjung warga Kelurahan Kertosasri, mengaku sangat senang bisa menikmati liburan bersama keluarga di pantai cemara. Sebab rasa ingin menikmati liburan bersama keluarga sudah lama tertunda akibat Covid-19.

“Selain murah, pantai cemara tempatnya aman bagi anak anak untuk bermain main. Kami juga merasa nyaman disini, karena pengelola menyiapkan tempat cuci tangan, menyiapkan masker, sanitizer, dan termo gun. Tadi pengunjung diukur semua tidak terkecuali anak-anak kami,” kata Mariana.

Pengakuan senada juga dilontarkan oleh Eka, wisatawan warga Desa Tambong, Dusun Kejoyo, Kecamatan Kabat. Rasa kengan berlibur bersama keluraga untuk menikmati keindahan pantai cemara sudah lama terpendam. Sebab sebelum pandemi, ibu tiga anak ini nyaris setiap hari Minggu datang bersama keluarga kecilnya.

“Ya dulu sebelum ada covid sering kali kesini, hampir setiap minggu sama anak-anak. Tapi waktu ada pandemi tidak pernah sama sekali. Mangkanya kami sangat kangen kesini. Tempatnya enak, teduh banyak pohon-pohon cemara, pantainya juga bersih, dan dekat rumah,” pungkas ibu tiga anak ini. (man)

_blank

Kabar Terkait