oleh

Dewan Syuro PKB Bersama Kiai Deklarasi Dukung Gus Munib Maju Pilbup 2020

KabarBanyuwangi.co.id – Menyusul turunnya rekomendasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) untuk pasangan Ipuk Fiestiandani-Sugirah dalam Pemilihan Bupati dan Wakil (Pilbup) Banyuwangi 2020, memantik partai lain maupun sejumlah tokoh mulai menggalang dukungan.

Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) besama sejumlah kiai, dan tokoh ulama Banyuwangi melakukan pertemuan di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Husnan Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Senin (6/7/2020).

Pertemuan tertutup membahas sosok yang mampu menggantikan Bupati Abdullah Azwar Anas dalam memimpin Banyuwangi lima tahun kedepan itu dihadiri, Ketua Dewan Syuro, KH Mahrus Ali, KH Nur Muhamad Khotib, KH Ihsanudin, KH Fikru Munawir, KH Ali Marfu, KH Syafii Mustofa, Kiai Mahfudz Afandi, KH Ahmad Syakur, KH Nizar, H. Gatot Sirojudin, dan KH Gofar Lazim.

“Prinsipnya, pada pertemuan membahas sosok Bupati Banyuwangi ke depan yang diinginkan oleh para kiai. Harus memiliki visi misi jiwa kerakyatan, dan mampu mensejahterakn rakyat Banyuwangi,” kata Ketua Dewan Syuro PKB Banyuwangi, KH Gofar Lazim.

Baca Juga: Pilbup Banyuwangi 2020, Partai NasDem Pastikan Tetap Dukung Ipuk-Sugirah

Pertemuan yang berlangsung 3 jam, mereka sepakat mengusung, dan mendukung sekaligus mendeklarasikan, Ahmad Munib Syafaat sebagai Calon Bupati pada Pilbup Banyuwangi, 9 Desember 2020 nanti. Sebab, Ahmad Munib Syafaat atau biasa dipanggil Gus Munib dinilai sebagai sosok yang paling ideal untuk melanjutkan tongkat estafet Bupati Banyuwangi.

“Kami minta DPP PKB untuk merekomendasi Kader asli PKB sebagi Calon Bupati Banyuwangi, yakni Ahmad Munib Syafaat. Ini juga sesuai hasil Rapimcab PKB di Pondok Pesantren Bahrul Hidayah, Rayud Parijatah Kulon, dan hasil pleno PKB beberapa waktu lalu. Karena Gus Munib memiliki karir politik yang cukup baik, sangat dekat dengan ulama dan masyarakat Banyuwangi,” tambah KH Gofar.

Nantinya, hasil kesepakatan bersama ini akan disampaikan ke DPW dan DPP PKB. Karena kabupaten Banyuwangi mayoritas penduduk adalah santri dan banyak pondok pesantren.

“Sudah sepatutnya, DPP dan DPW PKB Jawa Timur memberikan rekomendasi kadernya sendiri untuk maju dalam kontestasi Pilkada Banyuwangi 9 Desember 2020 mendatang,” imbuh KH Ghofar.

Ahmad Munib Syafaat adalah keluarga besar dari Pondok Pesantren Darussalam Blok Agung Kecamatan Tegalsari. Gus Munib pernah menjabat Ketua Cabang Istimewa NU (PCI-NU), saat mengenyam pendidikan di Yaman – Timur Tengah, dan pernah tugas belajar mewakili mahasiswa Indonesia di Inggris.

Hingga sekarang, Alumni Ponpes Al-Anwar Rembang yang dikenal sebagai insan intelektual, dan tengah menyelesaikan doctoral di Universitas Jember ini juga masih menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi tiga periode. (red)

_blank

Kabar Terkait