oleh

Dinilai Berhasil, Blambangan Antik Expo Akan Dilanjutkan Desember 2020

KabarBanyuwangi.co.id – Pelaksanaan Blambangan Antik Expo 2020 yang berlangsung tanggal 7-16 Agustus lalu, dinilai berhasil dalam menghidupkan ekonomi komunitas benda antik di Banyuwangi. Selama 9 hari pameran, mampu menorehkan omzet penjualan hingga Rp. 60 juta.

“Nilai tersebut, tentu masih belum ditambah dengan transaksi yang dilakukan di luar pameran. Misalnya para kolektor mengetahui barang antik saat pameran, namun dia belum bisa membeli tunai saat ini dan baru bisa setelah pameran,” kata Moch. Lufti, Camat Banyuwangi yang juga sebagai penasehat pelaksanaan Blambangan Anti Expo 2020.

Terlepas dari total hasil penjualan, Lutfi melihat gairah para pedagang barang antik dan kolektor mulai tumbuh ke arah norman. Bahkan event tersebut mulai terdengar ke luar kota Banyuwangi, namun sayang pelaksanaannya sangat terbantas.

“Oleh karena itu, sebagai kelanjutan Blambangan Antik Expo ke-2 akan digelar pada tanggal 24 Desember 2020, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Banyuwangi,” tambah Luffi.

Baca Juga: Lelang Barang Antik Ditunggu-tunggu Pengunjung Blambangan Antik Expo

Baca Juga: Biar Tidak Berjubel, Panitia Blambangan Antik Expo Batasi Pengunjung

Baca Juga: Kantor Kecamatan Banyuwangi Kota Jadi Destinasi Barang Antik

Untuk tempat pelaksanaan direncanan tetap di kantor Kecamatan Banyuwangi, tetapi diperluas dengan membuka pagar depan Gedung Korpri. Mengingat pengunjungnya cukup banyak, dan pesertanya tentu akan bertambah dengan keberhasilan pameran yang pertama.

“Untuk konsep expo sedang kita godok bersama komunitas Barang Antik Banyuwangi dan Komunitas Pemuda Etalasi Banyuwangi sebagai pelaksana. Konsep baru nanti akan dibuat lebih menarik, sehingga tujuan menjadikan Blambangan Antik Expo sebagai salah satu distinasi wisata tidak akan mengecewakan pengunjung,” tegas Camat yang banyak kegiatan ini.

Moch. Lutfi, Camat Banyuwangi Kota saat acara Penutupan Pameran Blambangan Antik Expo 2020. (Foto: istimewa)
Moch. Lutfi, Camat Banyuwangi Kota saat acara Penutupan Pameran Blambangan Antik Expo 2020. (Foto: istimewa)

Sementara itu peserta pameran merasakan kegembiraannya, setelah mengikuti pameran tersebut. Mengingat selama pandemi Covid-19, mereka nyaris tidak ada kegiatan dan tidak ada pemasukan.

“Para vendor mengaku senang, karena bisa difasilitasi lewat pameran. Mereka tambah gembira, saat Pak Camat memutuskan membuat event lanjutan bulan Desember mendatang. Apalagi menjelang akhir pameran, pengunjung juga semakin banyak dan berjanji akan datang lagi dengan mengajak teman-temanjnya,” ujar Novian Putra Dharma, Ketua Pemuda Etalase Banyuwangi.

Setelah harapan dari para peserta pameran, yaitu Komunitas Barang Antik Banyuwangi dikabulkan oleh Camat Banyuwangi dan Tim, mereka berjanji akan berburu benda antik ke daerah lain, untuk dipamerkan kelak.

“Sebetulnya yang berharap adanya pameran lanjutan bukan saja peserta, tetapi para pengunjung atau warga Banyuwangi juga berharap demikian. Mereka mengaku terhibur, serta mendapat pengetahuan baru dengan barang-barang antik yang dipamerkan,” pungkas Novian. (sen)

_blank

Kabar Terkait