oleh

Gandeng Jebeng Thulik, TNI/ Polri Gencar Kampanyekan Banyuwangi Bermasker

KabarBanyuwangi.co.id – Kampanye penggunaan masker terus digencarkan di Banyuwangi. Bersama Jebeng Thulik atau pemuda duta daerah di Banyuwangi, polisi mengajak mereka untuk ikut mengkampanyekan gerakan “Banyuwangi Bermasker” di depan Mapolresta Banyuwangi, Jumat (9/10/2020).

Dalam kampanye yang sekaligus Operasi Yustisi ini, petugas masih saja menemukan banyaknya pengendara yang tidak mengenakan masker saat di jalan raya. Oleh petugas, seluruh pelanggar protokol kesehatan ini langsung digiring ke halaman Polresta Banyuwangi untuk ditindak tipiring.

“Razia kali ini sengaja kita gandeng Jebeng Thulik untuk kita jadikan Duta Masker di Banyuwangi agar bisa disosialisasikann kepada masyarakat. Sebelum ditemukannya vaksin, masker masih menjadi alat yang palin efektif sebagai pencegah penularan Covid-19,” kata Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Kapolresta Banyuwangi.

Baca Juga: Tidak Pakai Masker, Pelanggar Disidang di Tempat

Baca Juga: Ada Wacana Denda Bagi Yang Bandel Tidak Bermasker Saat Keluar Rumah

Baca Juga: Masih Bandel Tidak Bermasker Saat Keluar Rumah? Ini Resikonya

Kapolresta menambahka, kampanye penggunaan masker dan operasi yustisi ini terus digencarkan mengingat jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Banyuwangi masih sangat tinggi, utamanya pada klaster keluarga.

“Dalam razia ini kita temukan sekitar 15 pelanggar masker. Maayoritas adalah pengendara motor. Untuk pengguna jalan raya yang patuh menggunakan masker tadi kami beri reward berupa kaos, bapak tukang becak tadi kami lihat tetap menggunakan masker meski di jalan raya. Ini bisa menjadi contoh yang lain,” tambah Kombes ol Arman Asmara Sarfudin.

Berbagai alasan diutarakan oleh pelanggar, mulai lupa karena terburu-buru saat berkendara ada  pula yang memang tdak membawa masker saat berkendara di jalan raya. Seluruh pelanggar ini langsung dicatat identitasnya oleh petugas dan harus menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi untuk membayar denda mulai dari Rp 30 ribu hingga yang tertinggi mencapai Rp 250 ribu.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin. (Foto: man)
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin. (Foto: man)

Setelah ditipiring, para  pelanggar langsung diberi masker gratis oleh petugas dan duta masker.

“Sebenarnya saya bawa masekr, cuma memang tidak saya pakai waktu di dalam mobil karena terburu-buru, lagian saya juga sendiri juga di dalam mobil. Tapi biasanya saya pakai kok, kalau keluar mobil pasti saya pakai,” ujar Lily (45), pengendara mobil yang kedapatan tidak mengenakan masker.

Tidak hanya sanksi tindak pidana ringan yang diberlakukan dalam operasi yustisi ini. Sejumlah pengendara lain yang sudah tertib menggunakan masker juga mendapatkan reward berupa kaos bertuliskan “Ayo Pakai Masker”.

Sementara itu, data per tanggal 8 Oktober 2020 sore, di Banyuwangi sudah ada 1.450 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dengan rincian 1.138 pasien sembuh, 109 pasien meninggal dunia, sementara 203 pasien masih menjalani perawatan. (man)

_blank

Kabar Terkait