oleh

Gugus Tugas Covid-19 Razia Tempat Karaoke dan Hotel di Banyuwangi Selatan

KabarBanyuwangi.co.id – Untuk memastikan apakah tempat hiburan malam yang mulai beroperasi sudah menjalankan protokol kesehatan, Tim Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, kembali menggelar razia besar-besaran di sejumlah tempat karaoke dan hotel di wilayah Banyuwangi selatan, Rabu (15/7/2020) malam.

Dari enam tempat karaoke yang didatangi petugas, seluruhnya tidak menjalankan disiplin protokol kesehatan sebagaimana mestinya. Beruntung, petugas tidak melakukan penutupan, melainkan hanya memberikan teguran keras kepada pengelola secara lisan.

Namun jika dalam razia berikutnya pihak pengelola masih abai dengan protokol kesehatan, Gugus Tugas melalui Satpol PP tidak segan menutup tempat hiburan malam yang masih membandel.

Baca Juga: Bupati: Tekan Covid-19, Semua Dinas Jadi “Dinas Kesehatan” dan “Satpol PP”

Baca Juga: Satgas Covid-19, Tutup Paksa Rumah Karaoke Terbesar di Kota Banyuwangi

Selain tempat karaoke, sejumlah hotel juga menjadi sasaran Tim Gugus Tugas untuk di razia. Di salah satu hotel di Rogojampi, petugas menemukan pasangan muda-mudi yang sedang menggelar pesta miras di dalam kamar hotel.

“Mana tadi teman laki-laki mu yang kabur tadi, kok enggak pakai masker? Kalian tau ada pandemi begini, dipakai ya maskernya kalau di luar rumah atau kalau sedang berkomunikasi dengan orang lain agar tak tertular penyakit,” tegas salah satu tim gugus tugas.

Baca Juga: Gugus Tugas Evaluasi Pelaku Usaha yang Langgar Protokol Kesehatan

Lihat Juga di YouTube: Gugus Tugas Sidak Tempat Karaoke dan Hotel di Banyuwangi

Kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, M. Yanuarta Bramuda yang memimpin langsung razia ini mengapresiasi apa yang telah diupayakan oleh seluruh pengelola tempat hiburan. Namun, masih ada beberapa kurang kedisiplinan dari pengelola dalam mempertegas aturan penerapan protokol Covid-19.

“Dalam sidak malam ini kami belum bisa memberikan stiker sertifikasi karena masih ditemukan pelanggaran. Misal, tamu karaoke dan pemandu lagu tak saling menjaga jarak, over kapasitas pengunjung di dalam room, kita tadi juga temukan tidak menggunakan sarung tangan. Pemandu lagu juga kami temukan masih menggunakan pakaian yang kurang tertutup. Selain melanggar SOP Covid, aturan terkait pakaian para ladies ini juga melanggar Perbup,” ungkap Bram, panggilan karibnya.

Petugas beri imbauan kepada pegawai rumah karaoke agar ikuti protap kesehatan. (Foto: man)
Petugas beri imbauan kepada pegawai rumah karaoke agar ikuti protap kesehatan. (Foto: man)

Hingga saat ini Gugus Tugas telah menutup satu tempat karaoke di Kecamatan Kota Banyuwangi, karena tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Selain  tempat karaoke, beberapa rumah makan dan toko modern juga ditutup petugas lantaran ditemukan adanya pelanggaran jam operasional hingga kurangnya kesadaran dari pengelola rumah makan dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Warung Biru dan Nasi Tempong Mbok Nah kita tutup karena mereka tak menerapkan protokol kesehatan covid. Ada dua toko modern juga yang kami tutup karena melanggar jam operasional. Serta satu tempat karaoke Mendut juga kami tutup. Tapi sifatnya penutupan ini sementara, agar mereka bisa mengevaluasi kesalahannya,” tambah Kasat Pol PP Banyuwangi da Silva.

Razia protokol kesehatan di tempat hiburan malam akan terus dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 dengan waktu dan tempat yang tidak terjadwal. Razia dilakukan untuk memastikan segala tempat usaha di seluruh kabupaten Banyuwangi disiplin menerapkan kebiasaan baru dengan protokol kesehatan Covid-19 untuk mengurangi angka penyebaran virus corona. (man)

_blank

Kabar Terkait