oleh

Gunung Raung Erupsi di Level Waspada, Warga Diminta Tenang Tidak Panik

KabarBanyuwangi.co.id – Sejak dua hari terakhir, Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Jember dan Bondowoso terus menunjukkan peningkatan aktivitas. Dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Raung di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, terpantau kepulan asap abu vulkanik tampak membumbung tinggi ke atas puncak gunung mencapai tinggi 100 hingga 200 meter.

Abu vulkanik ini merupakan hasil dari erupsi Gunung Raung yang terjadi sejak tanggal 16 Juli kemarin. Masih tingginya aktivitas gunung, membuat pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Raung dari level 1 (normal) menjadi level II (waspada), sejak Jumat (17/7/2020) sore.

Dalam tingkat aktivitas level ini, PVMBG merekomendasikan agar masyarakat maupun wisatawan tidak melakukan aktivitasnya dalam radius dua kilometer dari pusat kawah atau puncak gunung. Sebab, epanjang hari Jumat kemarin, aktivitas gunung raung tercatat mengalami  gempa letusan sebanyak 26 kali dan 20 getaran tremor non harmonik yang menghasilkan kolom abu berwarna coklat dengan intensitas tipis hingga sedang.

Kondisi ini juga dinilai berbahaya karena berpotensi terjadi sebaran abu vulkanik tergantung arah angin.

“Terkait aktivitas Gunung Raung memang terjadi erupsi kecil sejak 16 Juli lalu, terpantau mulai cukup intensif sejak pukul 11.00 dengan tinggi asap 100-200 meter. Letusan ini masih tergolong intensitasnya kecil, untuk dampak masih di sekitar kawah saja,“ terang Mukijo, Kepala Pos PGA Raung, Sabtu. (18/7/2020).

Masyarakat yang tinggal di lereng Gunung Raung diminta tetap tenang. (Foto: istimewa)
Masyarakat yang tinggal di lereng Gunung Raung diminta tetap tenang. (Foto: istimewa)

Meski terjadi peningkatan status gunung, masyarakat yang berada di kawasan lereng Gunung Raung diminta untuk tetap tenang dan tidak panik agar beraktivitas seperti biasanya. Hingga kini juga belum terdapat laporan adanya wilayah pemukiman yang terdampak terkena abu dari gunung raung yang sedang erupsi.

“Iya masyarakat kami imbau untuk tidak terlalu panik dulu. Tapi tetap waspada,” tambah Mukijo.

Gunung Raung merupakan gunung api aktif dan tertinggi ke-empat di Pulau Jawa. Gunung api ini strato berkaldera dengan kawah utama kaldera. Gunung Raung tercatat terakhir mengalami erupsi pada tahun 2015 lalu, mengakibatkan hujan abu di beberapa wilayah di Jawa Timur hingga Lombok. Akibat hujan abu saat itu, lima bandara di Jawa Timur, Bali dan Lombok terpaksa ditutup sementara lantaran abu vulkanik mengganggu aktivitas penerbangan. (man)

_blank

Kabar Terkait