oleh

Gus Riza Janjikan Satu Traktor untuk Gapoktan dan Asuransi Gagal Panen Bagi Petani

KabarBanyuwangi.co.id – KH. Muhammad Riza Aziziy atau Gus Riza, sebagai Calon Wakil Bupati Banyuwangi, memenuhi undangan Kelompok Tani “Kenanga Arum”, Desa Kajarharjo Kecamatan Kalibaru, Minggu (5/10/2020) malam. Dalam pertemuan yang difasilitasi Nihayah Center (Anggota DPR RI dari PKB), juga hadir alumni SMPN 1 Kalibaru, anggota Fatayat dan Muslimat NU.

Bertempat di “Omah Organik”, banyak mengulas masalah pertanian yang sekarang mencuat. Mulai kelangkaan dan mahalnya harga pupuk, hingga kurang berpihaknya pemerintah terhadap dunia pertanian.

“Kalau nanti jadi Wakil Bupati di Banyuwangi, mohon dengan sangat hormat agar Pupuk ini dipermudah,” kata  Rohadin dari Kelompok Tani Kenongo Arum.

Baca Juga: Apakah Anggota DPRD Wajib Memiliki Ijin Cuti Kampanye?

Baca Juga: Pulihkan Ekonomi Dampak Pandemi, Ipuk Bakal Bawa UMKM Banyuwangi Naik Kelas

Baca Juga: Bawaslu Temukan Pelanggaran Kampanye Tanpa Kantongi STTP

Selain itu, para petani mengaku hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kurang berpihak kepada pertanian. Padahal banyak hasil pertanian Banyuwangi yang suah dikenal di luar.

“Tempat pertemuan ini dulu sering digunakan membahas masalah pertanaian, khususnya tanaman organik. Kita bisa memproduksi pupuk, mengembangkan pertanian. Namun saat panen, tidak bisa menjual hasil pertaniannya,” kata Muhdor aktivis pertanian asal Kalibaru.

Muhdor menambahkan, sebetulnya kalau Pemkab Banyuwangi benar-benar berpihak kepada petani, bisa dengan kebijakannya mengharuskan rumah sakit plat merah atau milik pemerintah, ASN di Lingkungan Pemkab Banyuwangi, untuk membeli produksi pertanian.

“Kalau itu dilakukan, teman-teman yang menekuni pertanian oraganik masih bisa bertahan. Mengingat pertanian organik lebih murah, pupuk dan obat-obatan bisa membikin sendiri, tidak tergantung pabrikan,” tambah Muhdor.

Kelompok Tani usai menyampaikan aspirasi kepada Gus Riza. (Foto: istimewa)
Kelompok Tani usai menyampaikan aspirasi kepada Gus Riza. (Foto: istimewa)

Menanggapi kompleksitas masalah pertanian, Gus Riza yang mengaku membidangi masalah pertanian, sudah berkoordinasi dengan Mas Yusuf sebagai Calon Bupati Banyuwangi. Konsep di bidang pertanian, masuk dalam 9 kerja tuntas. Dari 9 pokok kerja tuntas tadi, masih dirinci menjadi 60-an lagi yang mengarah kepada kedaulatan pangan.

“Kedaulatan pangan yang kami canangkan, mengharuskan pasokan pupuk tersedia. Namun akan disubsidi, pupuk untuk petani. Setiap Kelompok Tani akan mendapat satu unit Traktor, juga pemberdayaan kelompok tani yang terintergasi dengan BUMDES dan aplikasi yang bisa membantu petani menjual hasilnya ke pasar tanpa perantara. Selain itu, juga dirancang Asuransi Gagal Panen bagi petani,” jelas Gus Riza yang kandidat Doktor Ekonomi Syariah ini.

Jika jalan Tol Probowangi, sudah tersambung, paslon Yuriz juga sudah sepakat akan mengundang investor mendirikan pabrik di Banyuwangi. Orientasinya, pabrik-pabrik itu nantinya bisa membantu usaha pertanian.

“Misalnya ada hasil pertanian seperti buah naga, semangka dan lain-lainya yang melimpah, bisa diserap pabrik menjadi makanan olahan,” pungkas Gus Riza. (sen)

_blank

Kabar Terkait