oleh

Heboh!! Anak Umur 12 Tahun Diduga Nikah Siri Dengan Pria Beristri

KabarBanyuwangi.co.id – Kepolisian resort kota (Polresta) Banyuwangi menangani kasus dugaan pernikahan dini yang terjadi di Kecamatan Silragung. Korbanya adalah SW (12) warga desa/ kecamatan Siliragung ini dinikahkan secara siri oleh ibu angkatnya dengan NW (40) warga Desa Buluagung.

Parahnya lagi pernikahan siri anak di bawah umur ini sudah berlangsug sejak sebulan lalu tanpa sepengetahuan oleh kedua orang tua kandung korban. Sehingga kasus ini dilaporkan ke pihak kepolisian, karena dianggap telah mengeksploitasi anak.

Menurut Imam Gozali, pendamping dari pihak keluarga korban mengatakan, ibu dan bapak kandung korban tidak terima jika anaknya yang masih belia dinikihi secara siri. Apalagi pria yang menikahi sudah berumur dan masih memiliki istri sah.

Baca Juga: Dipicu Dendam Lama, Seorang Pria Bacok Rekan Kerjanya dengan Samurai

Baca Juga: Polisi Tembak Kaki Residivis Pelaku Jambret Dalam Operasi Sikat Semeru 2020

Baca Juga: Polisi Bekuk Diduga Sindikat Penipu Modus Hack Nomer HP dan WA Lintas Provinsi

Pernikahan siri ini berawal dari perkenalan ibu angkat korban dengan NW. Singkat cerita, NW ini sering membantu saat korban sedang megalami sakit. Lantaran sudah sering membantu itulah, ibu angkat korban bersedia anak angkatnya dinikahi secara siri.

“Saya kemarin di telpon sama pihak keluarga ada pernikahan anak di bawah umur dengan orang tau sudah memilki istri sah. Aalasan ibu angkatnya menikahkan itu untuk membiayai korban ini, dan sudah menikah selama empat minggu. Setiap hari si laki-laki itu tidur disitu. Kalau masalah digauli atau tidak, kita nggak tau, karena kewenangan pihak yang berwajib,” kata Imam Gozali, Senin (13/7/2020).

Imam menambahkan, ibu angkat ini statusnya adalah seorang janda adik kandung dari bapak korban. Namun dua bersaudara ini sudah lama tidak menjalin komuikasi hingga akhirya mencuat kasus pernkahan dini terhadap korban.

Imam Gozali, pendamping keluarga korban. (Foto: man)
Imam Gozali, pendamping keluarga korban. (Foto: man)

Sabagai pendamping pihak keluarga korban dirinya berharap kepada polisi serius menangani persoalan yang menimpa anak di awah umur.

“Karena sekarang banyak anak-anak dinikahi dan cenderung banyak yang hamil, ya polisi sebagai penegak hukum kita minta tegas menangani kasus ini. Biar nanti bisa dijadikan untuk percontohan dan biar ada efek jera terhadap masyarakat yang sering kali menggunakan cara-cara seperti ini,” tambah Imam.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin membenarkan pihaknya telah menangani kasus dugaan pernikahan siri terhadap anak yang masih di bawah umur. Saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan korban termasuk seorag pria yang diduga menikahi siri korban.

“Ya memang bener di tanggal 13 Juli ini kita menerima laporan dari orang tua korban, yang mana korban di nikahi oleh orang dewasa, dan anak ini masih berumur 12 tahun. Hari ini kita telah memeriksa korban, dan saksi-saksi, sesuai laporan dari keluarga korban,” cetus Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin. (man)

_blank

Kabar Terkait