oleh

Ini Dia Penampakan Mobile Covid Hunter, Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan

KabarBanyuwangi.co.id – Pemerintah bersama aparat penegak hukum di Banyuwangi tidak segan-segan menindak tegas  masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19. Orang yang melanggar langsung di sanksi di tempat.

Berbagai cara dilakukan guna menekan penyebaran virus corona. Seperti yang dilakukan Polresta Banyuwangi, petugas akan berkeliling ditiap sudut kota untuk mencari masyarakat yang masih membandel melanggar protokol kesehatan. Seperti tidak menggunakan masker saat beraktifitas.

“Mobile Covid Hunter ini hanya merupakan alat untuk mencari orang yang tidak pakai masker. Masyarakat yang melanggar protokol kesehatan akan disanksi di tempat. Mobile Covid Hunter ini, kata Arman, akan difungsikan secara mobile dan statis diberlakukan ke seluruh wilayah,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin usai melaunching Mobile Covid Hunter di Mapolresta Banyuwangi, Kamis (17/9/2020).

Baca Juga: Wakapolda Jatim Terkesan dengan Kemajuan Banyuwangi

Baca Juga: Tahapan dan Pengamanan Pilkada Banyuwangi 2020 Wajib Terapkan Protokol Covid-19

Baca Juga: Tidak Pakai Masker, Pelanggar Disidang di Tempat

Arman menyebutkan, hal itu dilakukan berdasarkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perda Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2020, dan Pergub Nomor 53 Tahun 2020. Penerapan serta edukasi protokol kesehatan itu, menurut Arman, sudah seringkali disampaikan kepada masyarakat. Bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, akan ditindak di tempat.

“Baik itu sanksi sosial, teguran, dan denda akan dikenakan kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Sanksi itu dimaksudkan untuk memberi efek jera,” tegasnya.

Mobil Probiotik. (Foto: fat)
Mobil Probiotik. (Foto: fat)

Dalam menegakkan protokol kesehatan ini, lanjut Arman, Polri bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya serta instansi pemerintahan terkait. Tak hanya itu, Polresta Banyuwangi juga menyiapkan mobil probiotik yang nantinya akan berkeling dari satu titik ke titik lainnya untuk memberikan asupan probiotik kepada masyarakat.

“Mobil probiotik ini juga akan berkeling. Ke desa-desa, di perkantoran, dan di tempat-tempat lainnya,” ujarnya.

Arman berpesan, penggunaan masker di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini bisa menyelamatkan diri dan orang lain.

“Ingat, maskermu dapat menyelamatkanku dan maskerku dapat menyelamatkanmu,” pungkasnya. (fat)

_blank

Kabar Terkait