oleh

Innalillahi Wainnalillahi Rojiun, Maestro Gandrung Berpulang ke Rahmatullah

KabarBanyuwangi.co.id – Maestro Gandrung Legendaris Banyuwangi, Mak Poniti dikabarkan telah meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan, Senin (8/6/2020) siang. Alhmarhumah sebelumnya mengeluh sakit sempat dirawat inap di Puskesmas Singojuruh.

Karena kondisinya semakin memburuk, oleh keluarga almarhumah dirujuk ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan medis secara serius hingga akhirnya menjalani operasi.

Menurut keterangan salah seorang keponakannya yang menjaga di rumah sakit, sebetulnya setelah menjalani operasi kondisi almarhumah sudah mulai membaik, dan diperbolehkan makan bubur. Namun akhir-akhir ini almarhumah kondisi kesehatanya kembali drop hingga akhinya meninggal dunia.

“Sebenarnya setelah operasi kondisi almarhumah mulai baik, boleh makan bubur. Tapi akhir-akhir ini kembali drop, terus meninggal,” kata salah seorang keponakannya yang tidak mau disebut namanya.

Rencana almarhumah dimakamkan di Dusun Tegalmojo, Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh Banyuwangi. Selama ini, almarhum tinggal sendirian di dusun Tegalmojo.

Almarhumah bersama para seniman dan budayawan setelah menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur tahun 2019 lalu.

Sebagai mantan Gandrung ternama di Banyuwangi, kehidupan Mak Poniti memang bersahaja. Akhir-akhir ini banyak warga masyarakat yang mulai simpati kepada almarhumah, setelah tahu kiprahnya di masa lalu mampu menelurkan puluhan album Gandrung sekitar tahun 1970-an hingga 1980-an.

Bahkan, sejumlah Gandrung sepuh di Banyuwangi, mengaku awal belajar menari Gandrung dari almarhumah. Seperti salah seorang Gandrung yang hingga saat ini masih eksis, dirinya mengaku dididik secara keras oleh almarhumah, agar bisa menjadi penari Gandrung profesional.

“Almarhumah memang disiplin untuk menjadi seorang gandrung, karena baginya Gandrung adalah raga orang Banyuwangi. Kalau Gandrungnya tidak profesional, yang dapat penilaian jelek masyarakat Banyuwangi. Begitu juga almarhumah bilang kepada seniman-seniman muda yang akhir-akhir ini sering menemuinya,” ucap Gandrung Temu sesaat setelah mendengar almarhumah meninggal. (sen)

_blank