oleh

Kesadaran Protokol Kesehatan Rendah, TNI-Polri Bentuk Tim Masker Blambangan

KabarBanyuwangi.co.id – Di tengah masifnya penyebaran Covid-19, sepertinya masih saja banyak masyarakat Banyuwangi yang mengabaikan pentingnya protokol kesehatan. Dengan santainya, mereka lalu lalang di tempat keramaian maupun di lingkungannya sendiri tanpa mengenakan alat pelindung diri berupa masker,

Selain itu, mereka juga masih sering kali ditemukan berkerumun tanpa melakukan jaga jarak fisik atau phisycal distancing. Sehingga kondisi ini berpotensi adanya penyebaran virus corona yang saat ini masih belum sepenuhnya bisa teratasi.

Kapolres Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin mengatakan, atas kondisi inil TNI-Polri berinisiatif membentuk Tim Masker Blambangan untuk mendisiplinkan kembali masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan sekaligus menekan laju penyebaran virus corona.

Baca Juga: Perjuangan Pasien Covid-19, Empat Bulan Isolasi hingga Dinyatakan Sembuh

Baca Juga: Pasien Sembuh dari Covid-19 di Banyuwangi Sebanyak 20

Tim Masker Blambangan TNI-Polri akan melakukan patroli secara rutin di berbagai tempat. Bagi masyarakat yang abai protokol kesehatan tidak bermasker, Tim Masker Blambangan akan menindak tegas. Mereka juga akan diberi sanksi berupa kerja bakti sosial untuk memberikan efek jera dan malu bagi masyarakat yang tetap membandel.

“Hari ini, kita TNI-Polri dan juga Lanal Banyuwangi meresmikan Tim Masker Blambangan. Mengingat saat ini pasien yang terjangkit Covid-19 kian bertambah. Kegiatan berupa sanksi sosial, membersihkan fasilitas publik, trotoar atau lainnya yang bisa memberi efek jera kepada mereka yang tidak patuhi protokol kesehatan,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Jumat (10/7/ 2020).

Baca Juga: Pasien Positif Covid-19 Tambah Empat, Sembuh Lima

TNI-Polri juga melaunching Mobil Beras Barokah untuk membantu warga terdampak Covid-19, khususnya masyarakat yang berada di wilayah pedalaman. Bantuan beras ini berasal dari sumbangan anggota TNI-Polri, dan dari donasi masyarakat yang peduli terhadap Covid-19.

“Kita juga melaunching mobil beras barokah, yang nantinya akan mobile menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak yang berada di wilayah pelosok dan pedalaman. Kami berharap dengan adanya program ini, bisa sedikit membantu beban masyarakat yang memang terpuruk akibat pandemic,” tutup perwira menengah Polri asal Makasar Sulawesi Selatan ini. (man)

_blank

Kabar Terkait