oleh

Komunitas Pemuda Etalase Gelar Pasar Organik dan Benda Antik

KabarBanyuwangi.co.id – Bekerjasama dengan Kantor Kecamatan Banyuwangi, Komunitas Pemuda Etalase Banyuwangi akan menggelar “Pasar Organik Antik” 25-26 Juli 2020. Para pengunjung Pasar Organik selain bisa melihat hasil tanaman organik dan benda antik, juga mendapatkan pelatihan dari para mentor.

“Kami ingin mengembalikan pertanian, dengan penggunaan metode organik dan membantu peluang pasar petani organik. Selain itu, juga memudahkan konsumen untuk mendapatkan bahan pertanian organik. Pelatihan kami utamakan generasi muda, dengan harapan menumbuhkan rasa senang terhadap pertanian dan bisa menjadi generasi penerus dari para petani,” kata Novian, Ketua Kominitas Pemuda Atalase Banyuwangi.

Rencana “Pasar Oragnik Antik” digelar di Kantor Kecamatan Kota Banyuwangi, dengan aneka ragam tanaman organik yang dipamerkan. Seperti Sayur Mayur, Buah-buahan, Kopi hingga beras organik.

“Pasar ini dibuka untuk masyarakat umum, sementara pelatihan kepada siapa saja terutama anak muda. Asal punya kemauan belajar, maka akan diberi kesempatan dan gratis,” ucap Camat Kota Banyuwangi, Moch. Lutfi yang menjadi pembina Komunitas Etalase, Kamis (23/7/2020).

Selain tanaman-tanaman organik, juga digelar barang-barang antik. Ornamen-ornamen antik yang enak dipandang juga tersedia.

“Pasar ini sekaligus bisa menjadi wadah dari para pencinta barang-barang antik, mereka bisa saling tukar koleksi atau membeli koleksi baru yang belum dikoleksi. Jika rintisan ini berhasil dan menjadi agenda rutin, tidak mustahil kegiatan ini juga bisa menarik kedatangan orang di luar Banyuwangi,” tambah Lutfi.

Manual brewing dan roasting. (Foto: istimewa)
(Foto: istimewa)

Peserta juga bisa belajar tentang apa sih itu Organik? bagai mana cara penanamannya dan merawatnya, semua akan dijelaskan oleh Ahlinya.

Berikut Jadwal Pelatihan di Pasar Organik Antik:

Tanggal 25 juli (09:00-11:00) dan 26 juli (08-10) kelas URBAN FARMING mempercantik tatanan rumah dengan tanaman sayur dan buah’

Tanggal 25 juli  (13:00-15:00) kelas BERAS ORGANIK, yang akan dimentori oleh Bapak Saman, salah seorang yang pernah mengantarkan Banyuwangi menjadi penghasil Beras Organik terbesar Ke 2 di Indonesia.

Tanggal 25 juli (15:00-17:00) dan 26 juli (13:00-15:00) Kelas MANUAL BREWING dan ROASTING, pemilihan jenis kopi yang berkualitas, penyangraian, penyeduahan, dan coffee mixing.

26 juli (10:00-12:00) Kelas TABULAMPOT (Tanaman Buah Dalam Pot)

Kegiatan ini juga menghadirkan MOBIL UJI TANAH milik Petrokimia Gresik, mobil yang jarang sekali dijumpai ini hadir ikut memeriahkan acara ini.

“Bagi masyarakat yang ingin mengukur kadar tanah (sawah atau kebun), bisa datang ke acara ini secara gratis. Syaratnya, membawa sampel tanah yang akan diuji, 5 titik (diambil setiap 4 sudut yang berbeda dan 1 tengah). Tanah yang diambil dari sedalam satu cangkul atau sedalam 20 centimeter,” pungkas Lutfi. (sen)

_blank

Kabar Terkait