oleh

Kunjungi Kampung Lukis, Ipuk Fiestiandani Terinspirasi Geber Program Kampung Tematik

KabarBanyuwangi.co.id – Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, mengunjungi Lingkungan Kempon, Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi. Di kampung yang terkenal dengan sebutan Kampung Lukis itu, Ipuk menyerap aspirasi warga.

Tak hanya dipenuhi lukisan, permukiman padat itu juga rapi dan bersih. Aneka tanaman dan  kolam ikan kian melengkapi keindahan lukisan

“Kampung ini warganya sangat kreatif. Mereka bergotong royong membuat lingkungannya bersih, nyaman, dan enak dipandang. Suasananya sejuk dan bersih. Tentu ini tidak bisa terwujud tanpa adanya kekompakan dari warganya,” kata Ipuk, Rabu (23/9/2020).

Setelah menelusuri tiap sudut gang, Ipuk melakukan dialog dengan warga untuk menyerap aspirasi mereka.  Banyak masukan dari warga seperti menambah ornamen di sepanjang sungai agar lebih menarik, menggelar festival agar kian banyak wisatawan datang ke depannya, dan lainnya.

Baca Juga: Cegah dan Tindak Pelanggar Protkes Dalam Tahapan Pilkada, Bawaslu Bentuk Pokja Khusus

Baca Juga: Alumni Blokagung Se-Banyuwangi, Berikan Dukungan ke Pasangan Mas Yusuf – Gus Riza

Baca Juga: Pilkada Banyuwangi, KPU Resmi Tetapkan 2 Pasangan Calon

Ipuk pun terinspirasi untuk menggeber program kampung tematik ke depan agar bisa mengoptimalkan berbagai potensi kampung.

”Kampung-kampung, gang-gang, ke depan tidak hanya ditata dari segi infrastruktur fisik seperti pavingisasi dan perbaikan drainase, tapi juga potensi ekonomi dan kreativitas warganya difasilitasi. Misalnya di Kampung Lukis ini, bisa dididik anak-anak sejak dini belajar melukis. Dibikin pameran, dibikin berbagai kegiatan yang bisa menghasilkan dampak ekonomi,” tambahnya

Istri Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas ini juga mencontohkan potensi kampung lain, seperti kampung tahu, bambu, kue basah, hidroponik, dan sebagainya.

”Misal ada satu kampung beberapa pembuat kue basah, kami fasilitasi menjadi kampung kue jajanan pasar. Akan sangat menggerakkan ekonomi. Juga misal ada satu kampung beberapa anak mudanya kami latih reparasi alat elektronik, maka bisa menjadi sentra reparasi AC, TV, kulkas, dan sebagainya. Artinya bisa menyerap lapangan kerja sesuai potensi masing-masing kampung,” paparnya.

(Foto: istimewa)
(Foto: istimewa)

Suryanto, Sekretaris Karang Taruna Gagak Rimang mengatakan, dulu kampung ini masuk kategori kampung kumuh. Dengan inovasi pemuda dan warga setempat, predikat kampung kumuh mulai hilang dengan sendirinya.

Diawali dari gerakan membersihkan sampah, pengolahan sampah, hingga melukis dinding rumah warga. Ternyata respon warga sekitar sagngat positif.

“Hingga akhirnya banyak wisatawan yang datang ke sini, setelah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas datang dan ikut mengambil foto dan mempromosikannya,” ujar Suryanto.

Kedepan, Suryanto berharap agar Ipuk bisa melanjutkan program-program inovatif Bupati Anas sehingga pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19 bisa diwujudkan dengan baik. (red)

_blank

Kabar Terkait