oleh

Lomba Kampung Merdeka, Cara Pemuda Desa Kebaman Ajak Warga Hormati Jasa Para Pahlawan Saat Pandemi

KabarBanyuwangi.co.id– Pandemi virus corona atau Covid-19 yang saat ini masih terus berkembang tidak  menyurutkan semangat para pemuda di Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi, untuk merayakan hari kemerdekaan RI pada tahun ini.

Mereka menggelar lomba dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat desa, tanpa harus meninggalkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu Lomba Kampung Merdeka.

Kampung Merdeka merupakan istilah nama perlombaan yang diinisiasi oleh Karang Taruna Tunas Pemuda’Desa Kebaman untuk membangkitkan semangat rasa nasionalisme masyarakat di tengah pandemi. Tema yang dipilih yaitu ‘Semangat Kemerdekaan Menyambut Era New Normal’.

Ketua Karang Taruna Desa Kebaman, Rizki A. Restiawan mengatakan, lomba Kampung Merdeka ini berupa menghias lingkungan RT atau RW masing-masing dengan ornamen bernuansa merah putih khas kemerdekaan.

“Bisa dengan membuat gapura bambu, memasang lampu hias, umbul-umbul maupun pernak-pernik dan tidak lupa yang wajib dalam perlombaan ini memasang bendera merah putih. Untuk ornamen lainya kami bebaskan, agar masyarakat bisa berkreasi,” ujur Rizki, Kamis (13/8/2020)

Lampu hias bernuansa merah puth menghiasi jalan. (Foto: wan)
Lampu hias bernuansa merah puth menghiasi jalan. (Foto: wan)

Rizki menambahkan, dalam lomba ini para peserta yang terdiri dari warga lingkungan RT/RW wajib memperhatikan aspek kedisiplinan berupa protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Ini dilakukan agar selama pelaksanaan lomba dapat berjalan lancar dan sesuai anjuran dari pemerintah. Selain itu dalam lomba ini selain memasang ornamen bernuansa merah putih warga juga diminta menyiapkan tempat cuci tangan di depan rumahnya masing-masing,” tambah Rizki.

Rizki menjelaskan, konsep Kampung Merdeka tercetus karena melihat kondisi masyarakat ditengah pendemi Covid-19 yang ruang geraknya terbatasi, hingga beberapa aktifitas harus dilakukan via online.

“Termasuk anak-anak sekolah yang memang harus melakukan kegiatan belajar mengajar dengan cara daring. Ini kemudian penting kita pikirkan tentang bagiamana mencari jalan keluar,” jalasnya.

Itu sebabnya, lanjut Rizki, dalam Lomba Kampung Merdeka ini, para peserta RT/RW yang meraih juara akan mendapatkan hadiah berupa pemasangan Wi-Fi secara gratis yang digunakan untuk kebutuhan selama masa pandemi. Pemenang akan diambil juara 1, 2 dan 3.

“Kami ajak teman-teman para pengusaha Wi-Fi yang ada di Desa Kebaman untuk ikut bersama memikirkan permasalahan ini. Alhamdulilah semuanya siap mensupport. Wi-Fi bisa dimanfaatkan untuk anak-anak di lingkungan RT/RW setempat dalam kegiatan tugas daring di sekolah,” terang Rizki.

Sudut jalan desa tampak terpasang ornaman bernuansa merah putih. (Foto: wan)
Sudut jalan desa tampak terpasang ornamen bernuansa merah putih. (Foto: wan)

Dalam lomba ini ada beberapa penilaian bagi para peserta. Pertama tentang kedisiplinan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan kebersihan lingkungan, kedua dari unsur ornamen hiasan merah putih. Ketiga estetika dan yang ke empat tentang kekompakan.

“Ke empat indikator penilaian tersebut harus terpenuhi jika ingin menjadi juara dalam Lomba Kampung Merdeka,” tutur Rizki.

Meski begitu Rizki juga mengingatkan bahwa tujuan daripada lomba ini bukan sekedar mendapatkan hadiah semata. Namun lebih kepada bagaimana manfaat dan semangat masyarakat dalam merayakan hari kemerdekaan RI.

Semangat masyarakat Desa Kebaman dalam menyambut Lomba Kampung Merdeka sangat luar biasa. Hampir tiap sudut desa terpasang ornamen bernuansa merah putih khas kemerdekaan. Mulai bendera merah putih, umbul-umbul hingga gapura selamat datang.

Kepala Desa Kebaman, Alif Burhanuddin menyambut baik yang dilakukan oleh pemuda Karang Taruna. Ide kreatif ini patut didukung sebagai bagian dari proses pengabdian kepada masyarakat.

“Ditambah lagi semangat masyarakat juga luar biasa. Di tengah pendemi, tapi tetap guyup merayakan kemerdekaan RI,”pungkad Alif Burhanuddin. (wan)

_blank