oleh

Masih Bandel Tidak Bermasker Saat Keluar Rumah? Ini Resikonya

KabarBanyuwangi.co.id – Kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan tampaknya masih sangat rendah. Hal ini terbukti dari hasil razia yang dilakukan oleh petugas gabungan TNI/ Polri dan Satpol PP di Jalan Raya Brawijaya, Banyuwangi, Selasa (18/8/2020)siang.

Dalam razia masker ini, banyak ditemukan pengendara roda dua dan empat yang tidak mengenakan masker saat mereka berkendara di jalan raya. Mereka langsung diberi teguran lisan serta membacakan ikrar agar tidak mengulangi kesalahan oleh petugas lantaran tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Baca Juga: Disiplin Bermasker Masih Rendah, Petugas Kembali Hukum Push Up Warga yang Tidak Patuh

Baca Juga: Kedapatan Tidak Bermasker, Tim Gugus Tugas Hukum Warga dengan Push Up

Baca Juga: Gugus Tugas Covid-19 Razia Tempat Karaoke dan Hotel di Banyuwangi Selatan

Selain itu, pengendara juga diberi hukuman sanksi sosial dengan memakai rompi hijau layaknya petugas kebersihan dan diminta untuk menyapu halaman lokasi razia. Sebagai bonusnya, pengendara yang tidak mengenakan masker ini diberi masker gratis oleh petugas agar selalu digunakan saat mereka beraktivitas di luar rumah.

“Kapok mas, saya tadi lupa tidak pakai masker karena terburu-buru. Malu rasanya disuruh nyapu-nyapu begini. Setelah ini akan saya gunakan terus maskernya,” ujar Angga, salah satu pelanggar disiplin protokol kesehatan.

Warga dihukum nyapu di lokasi razia. (Foto: man)
Warga dihukum nyapu di lokasi razia. (Foto: man)

Hukuman sanksi sosial menyapu halaman ini diberikan sebagai langkah efek jera agar mereka tetap disiplin mengenakan masker saat keluar rumah tanpa harus menunggu kedatangan petugas. Aturan ini diberlakukan sesuai Inpres Nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan serta pengendalian Covid-19.

Selama masa adaptasi kebiasaan baru, mustahil akan bisa berjalan maksimal jika masyarakatnya tidak menjalankan disiplin protokol kesehatan dengan baik. Perlu adanya kesadaran dari masyarakat itu sendiri agar penularan Covid-19 bisa dicegah, salah satunya dengan mengenakan masker di manapun mereka berada.

“Kami lihat masyarakat mulai kurang disiplin. Mereka pakai masker kalau ada razia saja. Tingkat kedisiplinan ini perlu ditingkatkan dari diri kita sendiri. Ayo kita sama-sama mencegah penyebaran Covid-19 dengan selalu menggunakan masker. Tadi, kami beri hukuman sosial menyapu halaman biar ada efek jeranya,” jelas Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin didampingi Dandim 0825 Banyuwangi. Letkol Yuli Eko Purwanto.

Warga diberi masker oleh Kapolresta. (Foto: man)
Warga diberi masker oleh Kapolresta. (Foto: man)

Sementara itu, per tanggal 18 agustus ini, di Banyuwangi tercatat ada 98 orang dinyatakan positif Covid-19 dengan pasien sembuh 65 orang. Pasien dalam perawatan 30, sementara 3 orang meninggal dunia. Untuk memutus rantai penularan Covid-19 razia akan terus ditingkatkan agar angka penularan Covid-19 bisa ditekan.

”Terus akan kami lakukan dengan tempat dan waktu yang tak terjadwal, agar masyarakat lebih disiplin,” pungkasnya. (man)

_blank

Kabar Terkait