oleh

Masuki Musim Tanam, Petani Diminta Taati Aturan RTTG

KabarBanyuwangi.co.id – Menjelang masa musim tanam kedua, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyuwangi menghimbau petani bisa mematuhi aturan Rencana Tata Tanam Global (RTTG).

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Banyuwangi, Guntur Priambodo mengatakan, sebelumnya di Banyuwangi memang sempat terjadi musim kemarau basah di beberapa bulan terakhir.

“Itu artinya, meski kemarau tapi masih ada air hujan meski sedikit,” ujar Guntur.

Guntur memperkirakan, jatah air dalam masa tanam kedua tahun ini bisa tercukupi asalkan petani mentaati RTTG. Namun jika perlu adanya tambahan air, kata Guntur, daerah yang perlu tambahan air akan mendapat suplai air dari daerah lain.

“Jika para petani mematuhi RTTG, maka kebutuhan sumber daya air selama masa tanam hingga masa panen akan tercukupi,” jelas Guntur saat dihubungi melalui selulernya, Selasa  (15/9/2020).

Baca Juga: Bantu Usaha Petani, Pemkab Gelontor Ratusan Alat dan Mesin Pertanian

Baca Juga: Bupati Anas Dorong Petani Manfaatkan Alsintan untuk Optimalkan Hasil Pertanian

Baca Juga: Jaga Produksi Beras di Masa Pandemi Covid-19, Bulan Ini Panen 55.975 Ton

Diakuinya, di Banyuwangi masih ada saja petani yang membandel tidak mentaati aturan RTTG yang sudah diberlakukan sejak awal tahun.

“Padahal, petani akan lebih diuntungkan jika mematuhi RTTG,” terangnya.

Senada juga disampaikan Kabid Operasional dan Pemeliharaan DPU Pengairan Banyuwangi, Deddy Koerniawan, petani di masing-masing wilayah diharapkan mampu menerapkan pola rencana tata tanam global.

“Petani diharapkan mentaati RTTG. Jangan memaksakan menanam padi secara terus menerus, petani bisa berganti menanam palawija. Kebutuhan air di masing-masing wilayah akan tercukupi apabila petani mematuhi RTTG,” kata Deddy. (fat)

_blank