oleh

Masyarakat Using Titipkan Pelestarian Adat-Tradisi ke Paslon Mas Yusuf-Gus Riza

KabarBanyuwangi.co.id – Komunitas Osing Pelestari Adat Tradisi (KOPAT) resmi didirikan di Dusun Dukuh, Desa/Kecamatan Glagah, (Selasa, 13/10/2020). Dengan berdirinya komunitas tersebut, Sanusi, atau akrab dipanggil Kang Usik yang juga sebagai pembina langsung mengundang Calon Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko.

Dalam sambutannya menggunakan Bahasa Using, Kang Usik memaparkan kegiatan Kominitas yang dibinanya dihadapan Calon Bupati Nomer urut 01, Mas Yusuf, dan Ketua Tim Pemenangan Yuriz, dr. Taufiq Hidayat.

“Hang ngidek lemahe Syeh Jangkung Saridin, Insyaallah dadi paran hang dikekarepaken. Wis pirang-pirang calon Lurah (Kepala Desa –Red), teka merene langsung dadi. Kadhung Pak Yusuf wis dadi Bupati lan umahe ring Pendopo, arep duwe gawe adat Using mereneo bain. Kabeh komplit, mulai tradisi sunatan, ruwatan, pengaten Using lan liya-liyane.

(Yang menginjak bumi Syek Jangkung Saridin, Insyaalloh jadi apa yang menjadi keinginanannya. Sudah beberapa kali calon Kepala Desa datang ke sini langsung jadi. Kalau Pak Yusuf sudah jadi Bupati Banyuwangi rumahnya di Pendopo, mau punya hajat apa saja bisa datang ke sini saja. Semua ada, mulai dari tradisi sunatan, ruwatan. Pengantin Using dan lain-lainya),” kata Kang Usik dengan Bahasa Using yang kental.
Baca Juga: Latih Ibu-Ibu Bikin Mie Organik, Ipuk Bakal Perkuat Program untuk Dasawisma
Baca Juga: Cek Kesiapan Pilkada 2020, Komisi II DPR RI Sambangi Banyuwangi
Baca Juga: KPU Banyuwangi Buka Pendaftaran KPPS, Inilah Syaratnya

Ketua Tim Pemenangan Yuriz, dr. Taufiq Hidayat yang juga mantan Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) mengaku bangga bisa hadir di tengah-tengah KOPAT yang sampai sekarang masih menggunakan Bahasa Using saat berkomunikasi dengan teman-teman dan keluarga di Banyuwangi.

“Semoga KOPAT ada selamanya dan bisa melestarikan adat, tradisi Using yang masih ada. Mas Yusuf jika mendapat amanah menjadi Bupati Banyuwangi, harus melestarikan adat dan tradisi Using. Sebagai penguasa di Bumi Blambangan, di sinilah tempat orang Using tinggal,” tegas dr. Taufiq yang sebelum pensiun menjabat Direktur RSUD Genteng.

Mas Yusuf bersama jajaran KOPAT kompak menggunakan kaos bergambar paslon nomor urut 01. (Foto:Tim Yuriz)
Mas Yusuf bersama jajaran KOPAT kompak menggunakan kaos bergambar paslon nomor urut 01. (Foto:Tim Yuriz)

Mas Yusuf yang diberi kesempatan memberi sambutan, mengaku terharu atas pembentukan Komunitas yang konsen ke pelestarian adat dan tradisi Using.

“Ini bukan sekedar janji, tetapi komitmen saya dan Gus Riza akan terus melestarikan adat tradisi Using. Mengingat Using dan segala pontesinya, seni-budaya, hanya ada di Banyuwangi. Di Bondowoso, Situbondo dan Jember yang kota besar, tidak punya adat-tradisi dan seni-budaya seperi di Banyuwangi, terutama Using. Inilah komitmen saya dan Gus Riza jika diberi amanah oleh rakyat Banyuwangi,” pungkas Mas Yusuf. (man)

_blank