oleh

Minim Alat Bukti, Dugaan Pemerkosaan Model Cantik Polisi Belum Tetapkan Tersangka

KabarBanyuwangi.co.id – Kasus dugaan pemerkosaan disertai dengan penodongan sejata tajam yang dilakukan oleh oknum produser film yang dilaporkan oleh model cantik saat mengikuti casting di salah satu hotel di Banyuwangi, hingga saat ini polisi belum menetapkan seorang tersangka.

Menururt keterangan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, dari hasil pemeriksaan para saksi, penyelidikan, dan penyidikan, belum mengarah adanya unsur percobaan pemerkosaan, ataupun aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum produser.

“Dalam kasus tersebut polisi sudah memeriksa 5 saksi yang saat itu berada di lokasi kejadian. Atas dugaan percobaan pemerkosaan yang dilaporkan model cantik, polisi juga sudah melakukan gelar perkara. Hasilnya tidak ada kejadian kekerasan ataupun percobaan pemerkosaan seperti yang disampaikan oleh pelapor,” kata Kapolresta Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, Sabtu (27/6/2020).

Arman melanjutkan, pihaknya juga sudah melakukan gelar perkara, dan melihat hasil rekaman, Closed Circuit Television (CCTV), serta hasil visum yang dikeluarkan rumah sakit. Dari hasil visum menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang dialami oleh pelapor.

“Sementara dari hasil visum tidak terjadi adanya kekerasan, dan ancaman ataupun pemerkosaan. Dari kesaksian bukti di TKP tidak terjadi demikian karena kejadian sudah dua kali. Korban sendiri pada saat keluar dilihat dari CCTV sepertinya tidak ada sesuatu apapun, baik dari gestur, dan Body language,” lanjut Kapolresta.

Baca Juga: Diduga Hendak Perkosa Model dengan Dalih Casting FTV, Oknum Produser Film Diamankan Polisi

Baca Juga: Bejat! Bapak Diduga Setubuhi Anak Tirinya Hingga Hamil 5 Bulan

Baca Juga: Ini Cerita Janda Muda Diduga Korban Pemerkosaan Seorang Mengaku Dukun

Meski demikin, pihaknya masih terus melakukan pendalaman dugaan pemerkosaan yang dilaporkan oleh model ini. Saat ini, polisi juga masih menunggu alat bukti lain yang dimungkinkan bisa mendukung pelaporan dugaan pemerkosaan.

“Kami masih tetap menunggu pembuktian lainnya dari barang bukti yang diberikan kepada kepolisian yang dimungkinkan bisa mendukung daripada pelaporan,” terang Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin.

Dikabarkan sebelumnya, seeorang model cantik mengaku menjadi korban pemerkosaan disertai dengan ancaman menggunakan senjata tajam oleh oknum produser flim saat mengikuti casting di sebuah hotel di Banyuwangi. Kasusnya dilaporkan ke pihak kepolisian oleh wanita cantik berusia 22 tahun, Rabu (24/6/2020) lalu.

Dalam proses casting pada Senim malam lalu itu, korban bersama puluhan peserta lainnya diminta oleh oknum produser masuk kamar hotel satu per satu melakukan akting layaknya artis sinetron. Korban yang mendapat giliran pertama ternyata tidak disuruh keluar, meski proses seleksi sudah selesai.

Melainkan korban diminta untuk tetap tinggal di dalam kamar hotel bersama sang oknum produser dengan alasan akan dijadikan pemeran utama dalam film yang akan digarap. Saat berdua di dalam kamar, oknum produser langsung menodongkan pisau ke arah korban, dan mencoba untuk melakukan pemerkosaan.

Beruntung, korban berhasil kabur bersembunyi di kamar mandi hotel, hingga akhirnya diselamatkan oleh peserta lain, dan pihak sanggar tari pendamping dengan mendobrak pintu kamar hotel yang curiga korban tidak kunjung keluar dari dalam kamar hotel. (man)

_blank

Kabar Terkait