oleh

Musisi dan Seniman Tradisional Senior, Siap Mendukung Perubahan Banyuwangi di Bawah Mas Yusuf-Gus Riza

KabarBanyuwangi.co.id – Keluhan para seniman dan musisi senior Banyuwangi, terhadap perkembangan kesenian tradisional Banyuwangi, disampaikan langsung kepada Calon Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, atau Mas Yusuf.

Acara yang berlangsung di rumah Yon Mas Jl. Kemiren, Dusun Watu Ulo, Rejosari, Kecamatan Glagah, Minggu (11/10/2020) malam, berisi banyak keluhan para seniman terhadap pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Para musisi senior itu adalah, Catur Arum, Demy, Yon’s DD, Arif Citenx, Yon Mas, Novi dan Ayong. Dari kalangan seniman tradisional banyak juga yang hadir, diantara Tumin hingga maestro Gandrung Mbok Temuk Misti dari Desa Kemiren.

Dalam kesempatan tersebut, para seniman mengaku selama ini kurang diperhatikan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Salah satunya masalah, hak cipta lagu, pengurusannya semakin dipersulit hingga tidak dilibatkannya seniman lokal dalam pagelaran yang digelar Pemkab Banyuwangi.

“Kami harapkan nanti, Festival Banyuwangi tidak hanya mau mengeluarkan uang besar untuk superstar nasional. Artis lokal yang berpotensi, seharusnya lebih diutamakan,” kata Novi salah satu artis Banyuwangi.

Baca Juga: Pelaku Usaha Senang Ada Program UMKM Naik Kelas ala Ipuk – Sugirah

Baca Juga: Komisi A DPRD Jatim Berkunjung Ke Bawaslu Banyuwangi

Baca Juga: Bawaslu Banyuwangi Dampingi Ikrar Netralitas ASN Se-Kabupaten

Maestro Gandrung Temu Misti ikut angkat bicara, melihat perkembangan Gandrung hanya dieksploitasi permukaannya dan tidak diperhatikan keutuhan dari kesenian Gandrung itu sendiri.

“Saya minta tolong, kalau Mas Yusuf diberi amanah nanti, Gandrung ini bisa lebih dilestarikan. Jangan sampai ada pakem yang sudah baku, kemudian dirubah sendiri tanpa ada upaya melestarikan yang asli,” tanggap Mbok Temu.

Menanggpi keluhan tersebut, Mas Yusuf menyampaikan, jika terpilih menjadi Bupati, pemerintah akan terus mengadakan diskusi dengan seniman. Langkah ini sebagai wujud melibatkan seniman dalam setiap agenda kesenian. Bahkan nantnya, Festival yang tidak ada melibatkan potensi putra-putri daerah akan dikurangi.

“Hal-hal semacam inilah yang akan kami adakan, untuk bisa berdiskusi dan meminta masukan. Supaya ke depan bisa ada perubahan, untuk merangkum apa yang dikeluhkan teman-teman seniman, musisi seperti ini,” tegas Mas Yusuf.

Berpose jari telunjuk 1, para seniman dan musisi senior serukan perubahan. (Foto: Tim Yuriz)
Berpose jari telunjuk 1, para seniman dan musisi senior serukan perubahan. (Foto: Tim Yuriz)

Pencipta lagu-lagu Using yang sering meledak karyanya, Yon DD juga tidak mau diam. Pangarang lagu Banyuwangi yang juga mempunyai suara merdu ini, terlihat paling bersemangat dalam menyampaikan dukungannya kepada Mas Yusuf.

“Mulai hari ini, saya akan mengkampanyekan Mas Yusuf. Tapi, kalau memang tidak ingin perubahan, jangan pilih Mas Yusuf,” ucap Yons DD yang disambut tepuk tangan semua seniman.

Yon Mas selaku tuan rumah mengatakan, mengumpulan para musisi dan seniman tradisional bukan pekerjaan mudah. Namun karena akan berdiskusi bersama Mas Yusuf, para musisi dan seniman tradisional ini kompak untuk hadir.

“Saya rasa, ini adalah suatu tanda bahwa para musisi dan seniman tradisional siap untuk memilih pasangan nomor urut 01 Mas Yusuf – Gus Riza,” pungkas Yon Mas. (man)

_blank

Kabar Terkait