oleh

Pandemi Covid-19, Anggota Kodim 0825 Tetap Laksanakan Semapta Periodik Protokol Kesehatan

KabarBanyuwangi.co.id – Untuk tetap menjaga imunitas tubuh seluruh personel, Komando Distrik Militer (Kodim) 0825 Banyuwangi, dan jajaran rutin melaksanakan kegiatan kesegaran jasmani periodik setiap 3 bulan sekali. Kegiatan tersebut diawali dengan apel pagi dan pengecekan bertempat di lapangan apel Makodim, Selasa (2/6/2020) pagi.

Selain seluruh personil, kegiatan tersebut juga diikuti oleh Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto S.I.P, Pasi Pers Korem 083 BDJ, Mayor Arh Ridwan, Kasdim 0825 Banyuwangi, Mayor Inf Herawadi Karnawan, Kajasrem 083 BDJ, Kapten Inf Purwanto, dan 3 persomel time Jasrem, para perwira staf, Danramil jajaran 0825 Banyuwangi, serta tim kesehatan Poskes.

Tujuan dari pelaksanaan tes kesemaptaan jasmani yaitu untuk mengetahui kemampuan dan kondisi fisik prajurit. Tes kesemaptaan jasmani juga sebagai tolak ukur menentukan, dan meningkatkan program pembinaan jasmani.

Dalam pelaksanaan tes kesemaptaan jasmani ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu tes kesemaptaan A dan B. Tes kesemaptaan jasmani A meliputi lari 12 menit, sedangkan tes  semapta B meliputi full up, sit up, lunges, push up dan shuttle run.

Rangkaian kegiatan tes kesemaptaan jasmani dimulai dengan tes kesehatan terlebih dahulu. Seperti pengecekan suhu tubuh dan tensi, untuk melihat kesiapan kondisi tubuh prajurit. Apabila dinyatakan sehat oleh tim kesehatan prajurit diperbolekan mengikuti kesegaran jasmani.

Namun jika hasilnya dinyatakan kurang sehat, maka prajurit tidak diperbolehkan mengikuti kesegaran jasmani, dan mengikuti kesegaran jasmani di hari berikutnya. Sebelum tes dimulai, peserta melaksanakan pemanasan yang dipimpin oleh Pelda Nanang (Staf Ops).

Baca Juga: Kodim 0825 Banyuwangi Dapat Bantuan Face Shield dari Mahasiswa Poliwangi

Tujuan pemanasan adalah untuk membantu memperlancar aliran darah ke otot, sekaligus mengurangi ketegangan otot atau kram. Mengurangi resiko cidera, dan untuk meningkatkan performa. Sedangkan manfaat lain adalah meningkatkan psikologis dan fisiologis.

“Kami menghimbau kepada semua prajurit apabila peserta tes kesemaptaan jasmani merasa tidak sehat seperti pusing, wajah pucat, tensi darah tinggi dan merasa tidak tidak mampu mengikuti tes jangan di paksa. Segera bilang ke tim jasmani agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena apabila tidak kuat melaksanakan tes hari ini, tes kesemaptaan bisa dilaksanakan hari berikutnya sampai kondisi badan benar-benar sehat,” tegas Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, S.I.P.

Sementara itu, Pasi Pers Korem 083 BDJ, Mayor Arh Ridwan juga turut memberikan arahan terkait pelaksanaan kesegaran jasmani agar dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Tim kesehatan diwajibkan menggunakan APB lengkap.

Peserta tes harus menjaga jarak atau physical distancng dengan peserta lain, agar tidak bersentuhan saat melaksanakan kegiatan, dan  wajib mencuci tangan menggunakan hand sanitizer.

“Kesegaran jasmani harus sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Peserta harus jaga jagak, wajib cuci tangan dengan hand sanitizer, dan tim medis wajib menggunakan APD,” kata mantan Kasdim 0825 Banyuwangi ini.

Dalam kesempatan yang sama Kajasrem 083 BDJ, Kapten Inf Purwanto menyampaikan, terkait kondisi tubuh saat melaksanakan kesegaran jasmani harus benar-benar fit, jika tidak memungkinkan agar menghentikan kegiatan. Beliau juga salut kepada semua personel anggota Kodim 0825 Banyuwangi yang membina fisiknya, dan mampu melaksanakan tes dengan baik. (eko)

_blank

Kabar Terkait