oleh

Pemkab Luruskan Informasi Salah IGD RSUD Blambangan Tutup Tak Layani Pasien

KabarBanyuwangi.co.id – Beredar pengumuman di aplikasi percakapan yang menyebut IGD RSUD Blambangan, Banyuwangi tidak menerima pasien. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono menyanggah kabar itu. Layanan instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Blambangan tetap buka.

Rio, panggilan akrab Widji Lestariono, menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar. Pelayanan RSUD Blambangan masih berjalan hingga saat ini.

“Bahwa, IGD RSUD Blambangan tetap memberikan pelayanan kegawatdaruratan kesehatan. Jadi, informasi yang beredar tidak benar,” ujar Rio, Minggu (13/9/2020).

Baca Juga; Sebanyak 80 Santri Klaster Ponpes Banyuwangi Dinyatakan Sembuh

Baca Juga: Sudah Pakai APD Lengkap, Empat Nakes RSUD Blambangan Terpapar Covid-19

Baca Juga: Masa Karantina Ponpes Berakhir, Pemkab Banyuwangi: Terima Kasih Semuanya

Saat disinggung adanya tenaga kesehatan RSUD yang terpapar Covid 19, Rio mengatakan bahwa adanya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar tidak otomatis membuat layanan terhenti. Prosedur penanganan telah dilakukan kepada nakes yang terkonfirmasi covid.

“Memang ada nakes yang terpapar, namun semua ditangani dan dilakukan isolasi dan perawatan. Tracing juga sudah dilakukan ke karyawan RSUD. Pihak RSUD bahkan sudah menjadwalkan swab test ke karyawan-karyawan yang kontak erat. Masyarakat tidak perlu khawatir, kami semua tetap siap melayani. Kami juga ada tenaga kesehatan yang siap mem-back up pelayanan RSUD bila memang dibutuhkan,” kata Rio.

Dalam kesempatan ini, Rio juga menjelaskan perkembangan kasus covid 19 di Banyuwangi. Per hari ini, Minggu 13 September 2020, ada tambahan kasus baru covid sebanyak 13 orang, sehingga total kasus di Banyuwangi menjadi 1.025.

Rio juga menyebutkan adanya tambahan pasien sembuh sebanyak 365 orang, sehingga total kasus sembuh di Banyuwangi menjadi 656.

“Semua pasien yang sembuh hari ini dari klaster pondok pesantren. Ini seiring dengan masa karantina yang telah usai per tadi malam. Sehingga semua santri yang tidak bergejala lagi sudah dinyatakan sembuh,” kata Rio. (hms)

_blank

Kabar Terkait