oleh

Perjuangan Warung Makan Sego Tempong Mbok Wah Lolos Sertifikasi Protap Covid-19

KabarBanyuwangi.co.id – Tim Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi terus melakukan pemantauan di sejumlah tempat ibadah seperti, Gereja, Masjid, Pura dan Wihara guna melakukan pemantauan dan sosalisasi tentang new normal. Langkah ini dilakukan agar di masa new normal atau kebiasaan baru berjalan sesuai dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Menurut Camat Glagah, Astori, selain tempat ibadah tim juga terus memantau dan mengunjungi sejumlah hotel, restoran, kafe dan rumah karaoke serta warung makan yang tersebar di kecamatan Gagah.

“Agenda hari ini disamping berkunjung ke warung-warung kami juga berkunjung ke tempat ibadah. Untuk memastikan apakah masyarakat kita ini sudah mengetahui tentang new normal, atau tentang kebiasan anyar yang akan kita lalui sekerang ini. Nah ini sebagian dari sosialisasi atau penyuluhan,” kata Astori Camat Glagah, Kamis (16/7/2020).

Baca Juga: Pengusaha Kuliner: Menanggung Rugi di Tengah Pandemi

Baca Juga: Kegiatan Ekonomi Tetap Jalan, Protokol Kesehatan Diutamakan

Baca Juga: Sambut New Normal, Depot Nikmat Lengkapi Meja dengan Bilik Sekat

Astori menambahkan, dalam kunjungannya, tim akan melakukan evaluasi secara ketat apakah tempat seperti rumah makan sudah layak menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang sudah dianjurkan.

Diantarnya menyiapkan alat pengukur suhu tubuh thermo gun, tempat cuci tangan, dan semua pramusaji diwajibkan megenakan sarung tangan, serta pelindung muka face shield juga menata tempat duduk bagi pengunjung agar tidak saling berdekatan atau jaga jarak.

Petugas memasang stiker srtifikasi di warung makan special sego Tempong Mbok Wah. (Foto: istimewa)
Petugas memasang stiker sertifikasi di warung makan special sego Tempong Mbok Wah. (Foto: istimewa)

Jika dipandang layak, tim akan memberikan sertifikasi terhadap restoran, warung makan maupun kafe. Seperti di warung makan spesial nasi Tempong Mbok Wah di Kelurahan Bakungan kecamatan Glagah ini, petugas langsung memberi sertifikasi kerena sudah memenuhi standart kesehatan Covid-19, setelah sebelumnya berjuang untuk mendapatkan sertifikasi.

“Nah kalau warung atau restoran dipandang sudah layak dan memenuhi standart protokol kesehatan akan diberi sertifikasi kelayakan new normal. Seperti di warung Mbok Wah ini, kami sudah hadir tiga kali Alhamdulillah hari ini lolos. Kemarin masih belum karena banyak indikator yang belum dicukupi protokol kesehatan. Kita lihat pelayan semua pakai masker, sarung tangan dan pelindung wajah. Penataanya sudah bagus sekali. Ini mohon komitmen terus dilaksanakan,” tambah Camat Glagah.

Sementara, ketua tim Gugus tugas kecamatan Glagah, dr Purwanto yang ikut hadir dalam kunjungan ke warung Mbok Wah menyampaikan, layak atau tidaknya kafe, restoran dan warung makan untuk mendapatkan sertifikasi bukan hanya penataan tempat duduk atau fasilitas protokol kesehatan yang disediankan, melainkan kebersihan masakan yang akan disajikan juga menjadi penentu.

“Semuanya harus aman. Aman bukan hanya dari orang per orang, tapi dari makanan yang disajikan tidak boleh terkena percikan udara kita. Tempat duduk juga diatur. Untuk makanan dan pelayanan disini sudah bagus, memakai sarung tangan, masker, pelindung wajah. Jadi banyak indikator yang kita nilai, mulai dari depan, kasir sampai dapur. Di warung Mbok Wah ini dipastikan semuanya aman untuk konsumen,” pungkas Kepala Puskesmas Paspan kecamatan Glagah ini. (man)

_blank