oleh

“Rempeyek Kang Sultan”, Camilan Tradisional Banyuwangi Diolah Standart Hotel Bintang Lima

KabarBanyuwangi.co.id  – Setelah malang melintang di dunia perhotelan bintang lima, baik di dalam maupun luar negeri, Fathul Huda (43), Warga Perum Brawijaya Asri, Kebalenan Banyuwangi, akhirnya jatuh cinta ke kuliner tradisional “Rempeyek”. Tentu pengalamannya sebagai Executive Chef Hotel berbintang, manjadi dasar pengembangan olahan peninggalan nenek moyang yang dijadikan usaha komersial ini.

“Saya Ingin mengangkat dan mengembangkan aset kuliner tradisional khas Banyuwangi. Agar bisa dikenal Nasional, bahkan kalau bisa sampai internasional. Tentu dengan mutu atau kwalitas yang lebih baik dan menarik. Baik rasa (tase), maupun kemasan (packaging). Apalagi pengalaman saya pernah bekerja sebagai Executive Chef di beberapa Hotel berbintang lima,” ujar Fathul Huda.

Usaha yang digeluti sejak 17 Agustus 2020, bertepatan hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, mendapatkan respon positif, baik dari konsumen lokal maupun dari luar Banyuwangi. Pengalaman sebagai Excekutif di Chef Grand Hyatt Bali, Ritz Carlton Doha Qatar, Kempinsky Abu Dhabi, Royal Mirage Hotel And Resort Dubai dan Rama Group Bali.

“Jadi memang membuat racikan resep yang benar-benar spesial, dengan bumbu-bumbu pilihan. Sehingga rasa dan kwalitasnya jadi lebih enak, sama dengan standart olahan Hotel Bintang Lima. Ini yang menjadi ciri khas Rempeyek Kang Sultan, sebagai bagian dari olahan khas Banyuwangi,” kata suami Irawati (40) kepada kabarbanyuwangi.co.id, Selasa (29/9/2020).

Baca Juga: Kalau Hotman Paris Punya Kopi Johny, Banyuwangi Punya Es Pak Joni

Baca Juga: “Sego Cawuk” Menu Sarapan Khas Banyuwangi, Murah Meriah, Lezat dan Bergizi

Baca Juga: Jajanan Tradisional Banyuwangi Tak Kenal Pandemi, Selalu Ramai Pembeli

Produk Rempeyek Kang Sultan ada beberapa varian, sebagaimana olahan modern. Varian Original, (Rempeyek kacang, udang rebon dan teri). Varian Inovatif, (Rempeyek kelor, pete, pepaya muda dan cabe mercon) Varian Trendy (Rempeyek mexican, BBQ, pop corn dan  cheese) Varian Kekinian (Rempeyek Green Tea, Durian Sritanjung, Chocolate dan Kopi)

“Alhamdulillah, respon konsumen mengaku sangat senang dan penasaran dengan pilihan rasa yang unik-unik.. Begitu sudah nyoba woww. Rasanya enak banget, lezat khas beda dengan rempeyek biasanya, renyah kriuk,” kata Bapak dari Sultan Arfa Syahiran (9) siswa kelas 4 SDN Kebalenan ini berpromosi.

Rempeyek Kang Sultan ini, bisa dibeli langsung ke showroom di Perumahan Brawijaya Asri Blok C 15, Kebalenan, Banyuwangi. Bisa juga dibeli secara online, melalui WahatsApp 081383501210.

“Selama ini, selain lokalan Banyuwangi, pemesan Rempeyek Kang Sultan sudah sampai ke Bali dan Bandung. Meskipun rempeyek bisa ditemui di daerah lain, tetapi kami ingin menonjolkan rasa (tase) khas Banyuwangi,” ujar Huda yang terus bersemangat mengangkat kuliner khas Banyuwangi lainnya.

Kemasan Rempeyek Kang Sultan yang bagus, layak sebagai oleh-oleh khas Banyuwangi. (Foto: istimewa)
Kemasan Rempeyek Kang Sultan yang bagus, layak sebagai oleh-oleh khas Banyuwangi. (Foto: istimewa)

Harga perkemasan, Paket Standard per pcs Rp. 2.000/ 30 gram. Paket medium per pcs Rp. 3,500/ 40 gram. Kalau satu toples, akan dihitung berapa pcs isinya.

“Penampilan kemasannya sangat menarik, cocok sebagai oleh-oleh atau buah tangan jika bepergian. Bagi wisatawan yang datang ke Banyuwangi, juga bisa menjadikan Rempeyek ini bagian dari oleh-oleh khas Banyuwangi,” kata Huda yang mempunyai tageline: Rempeyek Kang Sultan. Bukan Sembarang Rempeyek. Rempeyek Unik Khas Banyuwangi.

Proses memasak hingga mengemas, masih ditangani sendiri oleh Fathul Huda, ini dilakukan sebagai upaya menjaga mutu, sesuai yang diinginkan. Namun kedepannya akan memerlukan tenaga pembantu, untuk memenuhi pesanan yang rerus mengalir. Ini sebagai upaya membuka peluang kerja, bagi mereka yang ingin bekerja.

Brand Kang Sultan, merupakan gabungan nama anak tunggalnya dan harapan usahanya ke depan.

“Sultan adalah nama anak saya, diambil sultanya yang artinya raja. Terus arti nama Kang sebagai ciri khas banyuwanginya. Jadi kalua digabung ‘Kang Sultan, memiliki arti Raja dari Banyuwangi yaitu rajanya Rempeyek,” pungkas Fathul Huda. (sen)

_blank