oleh

Saat Melantik Ketua DKB Baru, Bupati Anas Bantah Anak-Emaskan Seni-Budaya

KabarBanyuwangi.co.id –  Bupati Banyuwangi dua periode, Abdullah Azwar Anas, membantah tudingan jika selama ini dianggap menganak-emaskan seni-budaya. Bantahan itu disampaikan Bupati Anas, saat melantik Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) baru, Hasan Basri di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (14/10/2020).

“Kegiatan seni-budaya di Banyuwangi selama ini, tidak sampai satu persen dari APBD. Karena itu, anggapan bahwa kita menganak-emaskan seni-budaya tidaklah benar. Mungkin mereka menyimpulkan sendiri, dari gebyarnya kegiatan seni-budaya di Banyuwangi yang menggaung ke mana-mana,” tandas Anas.

Ketua DKB Hasan Basri, terpilih melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), setelah Ketua lama dr. Taufiq Hidayat mengundurkan diri, karena menjadi Ketua Pemenangan Paslon Yuriz.

Baca Juga: DKB Diminta Luruskan Kesenian Tradisional Banyuwangi Sesuai Pakem

Baca Juga: DKB Akan Pertemukan Kalangan Seniman Tradisional Dengan Seniman Santri

Baca Juga: Seniman Berharap Ketua DKB Baru Bisa Mengayomi Semua Elemen Kesenian di Banyuwangi

Bupati Anas dalam sambutannya mengaku senang, karena seniman mulai kompak.

“Pembangunan itu tidak bisa kita lakukan sendirian, harus didukung semua elemen, termasuk seniman. Proses pembangunan tidak boleh terpisah dari seni-budaya dan kearifan lokal,” kata Bupati Anas.

Terkait tudingan bahwa Bupati Anas lebih menganak-emaskan seni-budaya dari pada sektor lain, menurutnya itu tidak benar.

Sementara itu, saat ditemui usai pelantikan, Hasan Basri yang juga menjabat Wakil Kepala SMP Negeri 1 Banyuwangi menegaskan, DKB akan tetap menjadi mitra kritis pemerintah dalam hal seni-budaya daerah Banyuwangi.

Jajaran Pengurus DKB di bawah kepemimpinan Hasan Basri. (Foto: bud)
Jajaran Pengurus DKB di bawah kepemimpinan Hasan Basri. (Foto: bud)

Tentang program kedepan, kata Hasan Basri, ada tiga hal penting yang menjadi prioritas programnya. Ketiga program tersebut adalah peningkatan kapasitas organisasi, konsolidasi internal dan Preserfasi.

“Juga akan memaksimalkan Tim IT DKB dan memanfaatkan media sosial dalam menyebar luaskan kegiatan DKB,” ujar pria asli Desa Mangir Rogojampi ini.

Terkait kapabilitas kepengurusan DKB yang oleh banyak pihak dinilai banyak yang tidak sesuai, Hasan Basri mengakui hal tersebut.

“Harus diakui kondisinya selama ini memang seperti itu. Untuk itu, pasti akan kita lakukan pembenahan dan penyegaran,” kata Hasan Basri. (bud)

_blank

Kabar Terkait