oleh

Seorang Pria Tewas Diduga Dibunuh Istrinya Sendiri

KabarBanyuwangi.co.id – Warga di Dusun Karangharjo, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, digegerkan dengan tewasnya seorang pria di dalam rumahnya, Rabu (24/6/2020) pagi. Korban bernama Safari (63) ditemukan tewas dengan luka memar di sekitar leher bagian belakang. Diduga, korban tewas dianiaya istrinya sendiri.

Kepala Desa Temuasri, Sunarti membenarkan adanya kematian warganya. Kabar tewasnya korban pertama kali diketahui oleh anaknya yang sedang bersiap berangkat ke perpisahan sekolahnya tiba-tiba mendengar keributan kedua orang tuanya. Setelah dicek, ternyata sang ayah sudah ditemukan tergeletak tak berdaya.

Temuan ini langsung dilaporkan kepada warga sekitar dan pihak perangkat desa setempat. Warga yang datang ke lokasi langsung mencoba mengamankan terduga pelaku (IE), (43) sang istri yang terus berontak saat akan diamankan. Dengan bersusah payah, akhirnya warga behasil mengamankan dan mengikat tangan, serta kaki (IE) dengan tali kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dibawa ke Polsek Sempu.

“Korban adalah Bapak Safari, menurut keterangan warga, korban meninggal dunia diduga karena dianiaya istrinya sendiri. Korban dipukul dengan gancu hingga mengalami luka memar di bagian punggung belakang sekitar leher,” ungkap Kades Temuasri Sunarti.

Kades Sunarti menambahkan, belum diketahui secara pasti apa penyebab sang istri tega menganiaya suaminya sendiri hingga tewas. Dari keterangan tetangga, korban dan istrinya sering terlibat cekcok. Belakangan diketahui, istri korban juga sudah lama mengalami gangguan kejiwaan.

“Informasinya memang sudah lama gangguan jiwa istrinya itu. Sekarang jenazah korban masih kita antar ke kamar mayat RSUD Blambangan untuk diotopsi. Istri korban juga sudah diamankan pihak kepolisian. Untuk selanjutnya, biar dijelaskan oleh tim medis atau polisi saja ya,” tambahnya.

Barang bukti sebuah gincu diamankan polisi. (Foto: istimewa)
Barang bukti sebuah gincu diamankan polisi. (Foto: istimewa)

Sementara, Kapolsek Sempu, AKP Suhardi, juga membenarkan adanya kematian korban. Setelah polisi datang ke TKP, pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa langsung dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sedangkan korban dilarikan menuju RSUD Blambangan, untuk diperiksa tim medis.

“Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa dan tega menganiaya suaminya sendiri. Usai melakukan aksi penganiayaan pelaku langsung diamankan warga dan diikat agar tidak melarikan diri. Saat ini masih memeriksa saksi untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” jelas Kapolsek Sempu, AK Suhardi.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Polisi juga masih melakukan olah TKP di rumah korban guna memastikan penyebab tewasnya korban, dan motifnya. Selain mengamankan pelaku, barang bukti gancu yang diduga digunakan istri untuk memukul suami juga diamankan. (man)

_blank

Kabar Terkait