oleh

Silaturahim Bareng PPP, Ipuk Paparkan Program Banyuwangi Berkah

KaabarBanyuwangi.co.id – Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Sugirah, memaparkan program “Banyuwangi Berkah” saat bersilaturahim dengan para pengurus dan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dihadapan para pendukungnya, Ipuk mencontohkan peningkatkan insentif guru ngaji dan guru keagamaan.

“Program Banyuwangi Berkah kami usung untuk terus membentuk generasi yang berkarakter, dengan nilai-nilai keagamaan yang kuat namun tetap dalam kerangka Islam rahmatan lil alamin. Insentif untuk guru ngaji yang selama ini sudah jalan di Banyuwangi, tentu dilanjutkan dan bahkan siap ditingkatkan. Juga guru keagamaan sahabat-sahabat lintas agama, semua diperhatikan,” kata Ipuk Fiestiandani.

Istri Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas ini menambahkan, nantinya juga ada pemberian insentif untuk para pegiat keagamaan seperti takmir masjid, modin, dan sebagainya serta bantuan renovasi pondok pesantren. Selama ini Banyuwangi dikenal dengan kerukunan umat beragamanya. Bahkan Banyuwangi telah berkali-kali meraih penghargaan karena kerukunan umat beragama.

“Beliau-beliau punya jasa besar dalam menggerakkan kegiatan berbasis keagamaan, sehingga perlu diperhatikan. Adapula bantuan renovasi rumah ibadah dan bantuan dana operasional rumah ibadah seluruh agama yang ada di Banyuwangi. Ke depan, Banyuwangi harus terus rukun. Kita mantapkan bersama-sama kerukunan antarumat beragama,” tambah Ipuk Fiestiandani.

Baca Juga: Golongan Muda Saat Bertemu Gus Riza: “Waktunya Banyuwangi Dipimpin Pemuda!”

Baca Juga: Dua Paslon Berkomitmen Bersama Terapkan Protkes Dalam Kegiatan Kampanye

Baca Juga: Forpimda dan Kedua Paslon Pilbup Banyuwangi 2020, Gelar Do’a Kebangsaan Bersama di Mapolresta

Sementara itu, Ketua DPC PPP Banyuwangi, KH Fauzan, mengatakan selama ini Banyuwangi telah berkembang maju dibanding kabupaten lainnya.

“Kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas selama dua periode ini secara nyata telah mentransformasi keseluruhan sektor Banyuwangi. Mulai dari, sektor keumatan, infrastruktur, SDM masyarakat, ekonomi kreatif, pasar rakyat hingga kemajuan pariwisata yang sangat pesat lajunya. Harus diakui Banyuwangi sudah bertransformasi besar-besaran saat ini. Itu semua harus berkesinambungan ke depannya dengan memilih Bu Ipuk dan Pak Sugirah,” ungkap KH Fauzan.

Dalam kesemptan tersebut, KH Fauzan berpesan, selama masa kampanye nanti, agar PPP menghindari seteru dengan paslon lain. Sesuai keinginan ibu Ipuk, yang ingin Pilkada ini berjalan damai tanpa permusuhan.

“Sudah jangan nyinyir di medsos, jangan ikut-ikutan. Kita tebarkan kampanye sehat dan positif. Dan kita jangan meladeni, apapun itu, biarkan saja. Karena bukti Banyuwangi maju ini nyata karena siapa,” jelasnya.

(Foto: istimewa)
(Foto: istimewa)

PPP sendiri berjanji menyumbang 75 ribu suara untuk paslon nomor 2, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Sugirah (Ipuk-Sugirah) pada Pilbup Banyuwangi 2020 ini. KH Fauzan menginventarisir, puluhan ribu suara tersebut berasal dari kader PPP dan sanak saudara beserta para tetangga. Termasuk juga dari suara alumni 157 ponpes yang berafiliasi dengan PPP.

“Kita kerahkan secara maksimal mesin partai dari 25 Kecamatan yang ada. PPP berani menjamin sebanyak 75 ribu suara akan mengalir untuk ibu Ipuk nanti. Karena kita memiliki 4 sumber suara besar yang jelas,” urai KH Fauzan.

Ditegaskan oleh KH Fauzan, dalam sekali bergerak maka sebanyak 2.329 pionir PPP akan menyebar, menyuarakan program pasangan Ipuk-Sugirah dan melaksanakan instruksi. Ipuk berharap, agar PPP menjadikan momen kampanye nanti sebagai ajang edukasi positif. Bukan ajang saling menjatuhkan ataupun ajang keributan.

“Kami, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Sugirah, dengan segenap hati meminta PPP, agar semuanya santun dan mendidik dalam berkampanye,” pungkas Ipuk. (red)

_blank

Kabar Terkait