oleh

Sudah Pakai APD Lengkap, Empat Nakes RSUD Blambangan Terpapar Covid-19

KabarBanyuwangi.co.id – Empat tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Blambangan, Banyuwangi terpapar Covid-19. Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pihak rumah sakit langsung menutup sementara seluruh layanan di ruang bedah operasi ini.

Menurut keterangan Jubir Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono, penutupan akan berlangsung hingga sepekan ke depan terhitung sejak Jumat (11-16) September mendatang. Gugus Tugas Covid-19 juga terus berupaya melakukan sterilisasi ruangan dengan melakukan penyemprotan cairan desinfektan secara berkala.

“Iya benar, per hari Jumat ini ada empat tenaga kesehatan RSUD Blambangan yang terkonfirmasi Covid-19. Mereka bertugas di ruang IBS atau ruang operasi. Kita belum bisa memastikan dari mana penularannya. Karena mereka bukan tim kesehatan untuk pasien Covid-19,” kata dr Widji Lestariono, Jumat (11/9/2020).

Baca Juga: Masa Karantina Ponpes akan Dicabut, Santri OTG Otomatis Dinyatakan Sembuh Covid-19

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Terapkan WFH dan Batasi Operasional Pertokoan

Baca Juga: Puluhan Diplomat Serap Strategi Pengembangan Pariwisata Banyuwangi

Dokter yang kesehariannya dipanggil Rio ini menambahkan, masyarakat umum maupun seluruh pegawai rumah sakit dilarang mendekati kawasan IBS rumah sakit untuk menghindari adanya penularan yang lebih meluas. Hingga kini, Gugus Tugas Penanganan Covid-19, belum bisa memastikan dari mana ke-empat Nakes bisa terpapar Covid-19.

“Selama mereka bertugas, tidak pernah bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19. Kalaupun ada pasien yang mereka tangani, sebelum menjalani bedah operasi, seluruh pasien juga dipastikan terbebas dari Covid-19. Tapi kemungkinan penularan ini terjadi saat mereka tidak sengaja melepas pelindung wajahnya, atau saat mereka makan maupun saat istirahat,” tambah Rio.

Ruang pelayanan RSUD Blambangan Banyuwangi. (Foto: man)
Ruang pelayanan RSUD Blambangan Banyuwangi. (Foto: man)

Terpaparnya empat tenaga kesehatan di ruang bedah operasi ini dijadikan bahan evaluasi serius bagi Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi. Seperti diketahui, seluruh tenaga kesehatan ketika bekerja di ruang operasi sudah diwajibkan memakai APD (alat pelindung diri) Level III secara ketat.

“Tapi mereka tetap saja tertular Covid-19. Ini akan kami evaluasi,” jelas Rio.

Saat ini ke-empat tenaga kesehatan RSUD Blambangan yang dinyatakan positif Covid-19, sudah diisolasi di rumah sakit dalam kondisi baik. Gugus Tugas Covid-19 Banyuwangi saat ini juga sedang melakukan tracing kepada puluhan kontak erat. (man)

_blank

Kabar Terkait