oleh

Tarik Paksa Kendaraan Kreditan, Oknum Debt Collector Dibekuk Polisi

KabarBanyuwangi.co.id– Ini peringatan bagi penagih hutang (debt collector) jika tidak ingin berurusan dengan polisi. Seperti yang dilakukan, AD (39), pria warga Sumbersari, Jember ini terpaksa harus berurusan dengan polisi lantaran diduga semena-mena, menarik paksa kedaraan milik warga di jalan raya tepatnya di depan Rumah Sakit Al-Huda Genteng.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin mengatakan, kasus ini berawal laporan korban, AG. Korban saat itu sedang mengendarai kendaran Toyota Innova Reborn berhenti di lampu merah KDS Genteng. Tiba-tiba dihampiri, AD bersama sejumlah orang yang diduga juga sebagai debt collector sambil menggedor pintu kaca mobil.

“Ya kasus ini berawal dari laporan korban. Saat mengemudikan kendaraannya pas berhenti di lampu merah KDS Genteng tiba-tiba dihampiri AD bersama orang mengendarai motor dan mobil sambil menggedor pintu kaca agar korban menyerahkan kendaraanya,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, Senin (29/6/2020).

Baca Juga: Berdalih Bisa Cairkan Uang Pinjaman Miliaran, Ibu Rumah Tangga Ini Tipu Warga

Baca Juga: Minim Alat Bukti, Dugaan Pemerkosaan Model Cantik Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Baca Juga: Ini Cerita Janda Muda Diduga Korban Pemerkosaan Seorang Mengaku Dukun

Arman menambahkan, merasa mendapat perlakuan kasar akibat ulah oknum debt collector yang memaksa menarik kendaraanya, korban menolak, dan meninggalkan gerombolan debt collector. Bukanya menyerah, mereka malah melakukan pengejaran hingga terjadi kejar-kejaran antara kendaraan korban dengan kendaraan oknum debt collector.

“Pada saat itu terjadi aksi kejar-kejaran di sepanjang jalan mulai dari lampu merah KDS sampai depan Rumah Sakit Al-Huda. Kelompok debt collector mencoba menghentikan laju kendaraan yang di kendarai korban dengan cara membenturkan kendaraan Honda Brio yang dikendarai AD,” tambah Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin.

Petugas menunjukan barang bukti Toyota Innova Reborn (Foto: man)
Petugas menunjukan barang bukti Toyota Innova Reborn (Foto: man)

Merasa keamanannya terancam, oleh korban kejadian ini langsung dilaporkan ke pihak Kepolisian Polsek Genteng. Mendapat laporan korban, polisi melakukan pengejaran, dan penangkapan. Setelah sempat melarikan diri dari kejaran petugas, AD akhirnya berhasil dibekuk di Jember.

Selain membekuk AD, polisi juga menyita barang bukti kendaraan Toyota Innova Reborn warna hitam milik korban. Sementara kendaraan Honda Brio yang digunakan AD dalam menjalankan aksinya, hingga kini masih dilakukan pencarian.

“Pelaku AD ini sempat melarikan diri, di tanggal 22 Juni 2020 kita lakukan penangkapan di Kabupaten Jember. Untuk kendaraan yang digunakan AD masih kita kejar. Atas perbuatannya, teduga pelaku dijerat pasal 335 KUHP atau pasal 365 KUHP Jo 53 KUHP atau pasal 368 KUHP Jo 53 KUHP dengan ancaman pidana 6 tahun penjara,” pungkas Kapolresta. (man)

_blank

Kabar Terkait