oleh

Tawarkan Jasa Spiritual Abal-Abal, PS Raup Untung Belasan Juta

KabarBanyuwangi.co.id – Bermodal foto ulama yang didisplay di akun Facebook, PS (27) melakukan penipuan terhadap 25 orang hingga meraup untung belasan juta rupiah. Modusnya, tersangka menawarkan jasa pelayanan spiritual.

Atas tindakannya itu, pria kelahiran Kabupaten Probolinggo tersebut ditangkap aparat kepolisian di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi pada 31 Agustus 2020 lalu.

Menurut Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, kasus ini terungkap usai anggota kepolisian mendapat laporan dari seorang warga Banyuwangi melaporkan dua akun media sosial Facebook yang diduga telah mencemarkan nama baik seorang kiai asal Situbondo.

“Tersangka melakukan penipuan menggunakan dua akun facebook yang sudah dipasang foto profil dua kiai berbeda. Foto kiai tersebut didapat tersangka dari google. Dengan akun tersebut, tersangka menawarkan bantuan spiritual ilmu kebatinan, ilmu putih, dana ghaib, jodoh, asmara, serta penglaris usaha,” jelas Kapolesta, Jumat (25/9/2020).

Baca Juga: Sembilan Penjudi Togel Online Dibekuk Aparat

Baca Juga: Polresta Ringkus Komplotan Pencuri Motor Milik Fotografer

Baca Juga: Tak Kuat Menduda 13 Tahun Lamanya, Seorang Ayah Tega Cabuli Anak Kandung

Kapolresta menambahkan, terhadap korbannya, tersangka melakukan bujuk rayu hingga korban percaya dengan jasa yang ditawarkan tersangka. Setelah korban percaya, tersangka meminta korbannya untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening tersangka. Setelah berhasil melakukan transaksi, tersangka langsung memblokir nomer WhatsApp.

“Setelah uang masuk, pelaku langsung memblokrir akun Facebook milik korban maupun nomer WA-nya. Pelaku berhasil mengasak uang milik para korban sampai Rp 15 juta. Dan rata-rata para korbanya adalah TKI,” tambah Kapolresta.

Tersangka di pamerkan kepada sejumlah wartawan di Mapolrsta Banyuwangi. (Foto: fat)
Tersangka di pamerkan kepada sejumlah wartawan di Mapolrsta Banyuwangi. (Foto: fat)

Dari hasil pengungkapan kasus ini, lanjut Kapolresta, sejumlah barang bukti diamankan. Diantaranya, selembar screen shot akun Facebook, 5 lembar screen shot percakapan via WhatsApp, 2 unit handphone, 1 buku rekening ATM BRI, 1 ATM BRI, simcard nomor handphone, dan uang sebesar Rp. 400 ribu.

“Atas perbuatanya tersangka aka kita jera Pasal 45A ayat 1) jo Pasal 28 ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2016 tenang Inormas dan Tansaksi Elekroik (ITE), dengan ancaman kurungan 6 tahun penjara,” pungkas Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin. (fat)

_blank

Kabar Terkait