oleh

Waspadai Komunisme, Kodim 0825 Banyuwangi Laksanakan Pembinaan Antisipasi Balatkom dan Paham Radikal

Banyuwangi, kabarbanyuwangi.co.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 0825 Banyuwangi melaksanakan sosialisasi pembinaan antisipasi Balatkom (Bahaya Laten Komunis) dan Paham Radikal kepada seluruh prajurit, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Persatuan Istri Tentara (Persit), Kartika Candra Kirana (KCK) Cabang XXIX, serta seluruh Keluarga Besar TNI (KBT) Kodim 0825 Banyuangi, Rabu (3/6/2020).

Sosialisasi dengan tema “Waspada Komunisme, dan Paham Radikal Demi Keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia” ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto, S.I.P bertempat di Aula Panglima Besar Sudirman, Kodim 0825 Banyuwangi.

Dandim 0825 Banyuwangi menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka mencegah berkembangnya ajaran komunisme yang tidak sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia, yaitu ideologi Pancasila yang merupakan Dasar Negara dan pandangan hidup bangsa.

Diharapkan, melalui pembinaan antisipasi Balatkom dan paham radikal, para prajurit TNI AD senantiasa proaktif melaksanakan pencegahan dan deteksi dini terhadap bahaya laten komunisme dan paham radikal yang terjadi di wilayah NKRI guna mewujudkan negara berkedaulatan berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

“Semoga kehadiran para peserta dalam pembinaan antisipasi Balatkom, dan paham radikal TA. 2020 dapat memberikan kemampuan teritorial bagi kemajuan, dan keberhasilannya pelaksanaan binter di wilayah. Sehingga dapat mendukung tugas pokok TNI. Penyelenggaraan acara ini merupakan progjagar yang di laksanakan setiap tahun, disusun oleh Staf Teritorial TNI AD,” tegas Dandim 0825 Letkol Inf Yuli Eko Purwanto S.I.P dihadapan para anggotanya.

Baca Juga: Kodim 0825 Banyuwangi Salurkan Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Dandim menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan agar supaya para peserta benar-benar memahami tentang bahaya laten komunis dan paham radikal. Sehingga para prajurit TNI mampu mengambil langkah yang tepat dalam mencegah berkembangnya ajaran komunisme dan paham radikal di wilayah.

“Forum ini juga sebagai wahana silaturahmi untuk saling bertukar fikiran, saling memberi, dan mengisi dalam meningkatkan peran pembinaan teritorial di wilayah. Paham radikalisme, berkedok silaturahmi, pengajian maupun berbagai macam pertemuan. Sebab tidak menutup kemungkinan mereka akan membicarakan, dan merencanakan sesuatu. Karena mereka berusaha membangkitkan kembali ajaran komunisme, dan paham radikal yang tidak sesuai dengan ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila sebagai dasar Negara, dan pandangan hidup Indonesia di seluruh wilayah NKRI,” tambah Dandim.

Baca Juga: Hadapi New Normal, Anggota TNI Koramil Kabat Gencar Sosialisasi dan Edukasi ke Warga

Bagi partai komunis, dalam setiap kegiatan selalu menyebarkan paham komunis atau marxisme leninisme. Untuk itu Dandim mengajak kepada seluruh peserta agar selalu monitor dan peka terhadap situasi saat ini dalam hal antisipasi balatkom dan paham radikalisme.

“Mereka ingin merusak, merongrong keutuhan NKRI dengan sistem yang mereka inginkan. Tingkatkan selalu kinerja dalam penguasaan tugas pokok sebagai coil untuk mempererat tali silaturahmi ke setiap warga apabila ada bibit-bibit radikalisme yang muncul di wilayah agar cepat dilakukan antisipasi dan cegah tangkal Balatkom serta radikalisme,” pungkas Dandim.

Sementara itu, Pasiter Dim 0825 Banyuwangi Kapten Kav Makali menyampaikan, Kodim 0825 Banyuwangi sebagai satuan komando kewilayahan menyelenggarakan kegiatan pembinaan antisipasi balatkom dan paham radikal agar pelaksanaan mencapai sasaran yang optimal sesuai dengan harapan dari komando atas. (red)

_blank

Kabar Terkait