Arus Balik Lebaran di Terminal Brawijaya Banyuwangi Masih LandaiDishub Banyuwangi

Arus Balik Lebaran di Terminal Brawijaya Banyuwangi Masih Landai

Angkutan umum bus menunggu penumpang di Terminal Brawijaya, Banyuwangi. (Foto: Fattahur)

KabarBanyuwangi.co.id - Memasuki hari keempat setelah Lebaran, suasana arus balik di Terminal Brawijaya, Banyuwangi, Jumat (6/5)2022), terpantau masih landai.

"Kalau sekarang masih belum banyak, soalnya kebanyakan orang memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik," ujar Kasatgas Terminal Brawijaya, Banyuwangi, Suprapto.

Suprapto mengatakan, hingga saat ini masih sekitar ratusan penumpang yang naik bus melalui Terminal Brawijaya, Karangente, Banyuwangi untuk kembali ke perantauan.

Baca Juga :

"Mulai H+2 kemarin, jumlah penumpang rata-rata per harinya sekitar 200 orang naik bus. Penumpang paling banyak tujuan Yogyakarta disusul Trenggalek dan Surabaya," kata Suprapto.

Jumlah tersebut, menurut Suprapto, mengalami kenaikan dibanding arus mudik maupun saat hari normal. Saat arus mudik, jumlah pemudik hanya sekitar 70 sampai 80 orang.

Diprediksi, jumlah pemudik yang naik bus melalui Terminal Brawijaya akan kembali naik dalam dua hari kedepan, mengingat pemerintah memperkirakan puncak arus balik terjadi pada tanggal 7 dan 8 Mei besok. "Kemungkinan besok Sabtu dan Minggu akan ada kenaikan," katanya.

Suprapto menambahkan, di Terminal Brawijaya terdapat 55 armada bus yang masuk ke terminal setiap harinya. Dengan tujuan, Banyuwangi-Probolinggo-Situbondo-Madura, Banyuwangi-Surabaya-Trenggalek, dan Banyuwangi-Yogyakarta-Solo.

"Seluruh armada bus kita cek sebelum berangkat. Tujuannya untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan keselamatan sopir maupun penumpang," tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Dwi Yanto menyampaikan, sebenarnya jika dilihat dari arus balik, para pemudik kebanyakan memilih menggunakan kendaraan pribadi. Dikarenakan, mereka melakukan perjalanan dalam waktu yang tidak bersamaan.

"Bisa terlihat dari beberapa arus balik saat ini, kendaraan pribadi yang cukup mendominasi," ungkap Dwi, dikonfirmasi KabarBanyuwangi.co.id melalui sambungan telepon.

Banyaknya kendaraan pribadi itulah yang cukup membuat sejumlah arus lalu lintas berpotensi mengalami kepadatan. Sehingga pihaknya melakukan sejumlah antisipasi untuk mengurai dan mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas. Salah satunya dengan mengatur tempo traffic light.

"Khusus Traffic Light yang mengalami kepadatan, nantinya akan ada pengaturan lalin oleh anggota di lapangan. Sedangkan penerapan lampu akan dibuat kuning semua sampai kondisi jalan normal,"  jelasnya.

Dwi mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalan arus balik, bisa mematuhi kebijakan dari pemerintah serta mengikuti arahan petugas di lapangan apabila terjadi kendala dalam perjalanan.

"Petugas di lapangan akan membantu mengarahkan agar tidak terjadi kepadatan kendaraan. Selain itu kita juga berharap masyarakat mematuhi aturan lalin yang sudah dilakukan rekayasa, khususnya di jalan sekitar kawasan Pelabuhan Ketapang,” pungkasnya. (fat)