KAI Daop 9 Jember Hadirkan Rail Clinic dan Library di Stasiun Singojuruh BanyuwangiPT KAI Persero

KAI Daop 9 Jember Hadirkan Rail Clinic dan Library di Stasiun Singojuruh Banyuwangi

Warga konsultasi dan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di dalam Rail Clinic yang disediakan KAI Daop 9 Jember. (Foto: Fattahur)

KabarBanyuwangi.co.id – Warga Banyuwangi memanfaatkan layanan kesehatan gratis sekaligus membaca buku di dalam Rail Clinic dan Rail Library yang dihadirkan KAI Daop 9 Jember di Stasiun Singojuruh, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-81 KAI.

Deputy Daop 9 Jember Dwi Sulistiyono, menyampaikan, kehadiran Rail Clinic dan Rail Library merupakan wujud komitmen KAI untuk terus tumbuh bersama masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar wilayah operasional perkeretaapian.

Baca Juga :

“Melalui Rail Clinic dan Rail Library, kami ingin memperluas manfaat kehadiran KAI dengan mendekatkan layanan kesehatan, literasi, dan edukasi keselamatan kepada masyarakat," ujar Dwi.

Pelayanan di dalam Rail Clinic didukung oleh 27 tenaga kesehatan dan personel pendukung, terdiri atas dua dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn), empat dokter umum, dua dokter gigi, empat bidan, dua apoteker, tujuh perawat, dua tenaga optik, dua pustakawan Rail Library, serta empat analis laboratorium.

KAI Daop 9 Jember menargetkan sebanyak 150 masyarakat memperoleh layanan pengobatan gratis. Pelayanan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, gigi, mata, kesehatan ibu dan anak, pengecekan laboratorium sederhana, hingga konsultasi serta penyuluhan kesehatan.

Dalam kegiatan ini pula, sebanyak 67 siswa dari tiga sekolah menerima bantuan kacamata, terdiri atas 18 siswa SDN 1 Singojuruh, 10 siswa SDN 2 Singojuruh, dan 39 siswa SMPN 1 Singojuruh. KAI juga memberikan empat unit kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan dan kurang mampu.

Kegiatan Rail Clinic juga dilengkapi penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta edukasi kesehatan gigi bagi 40 siswa. Anak-anak juga mendapat edukasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.

Melalui Rail Library, anak-anak dan masyarakat dapat menikmati ratusan koleksi buku bacaan serta memanfaatkan e-Library berupa layar sentuh yang terhubung dengan internet.

“Kami ingin kehadiran KAI dirasakan bukan hanya melalui layanan transportasi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan dan pendidikan masyarakat," jelas Dwi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi, Komang Sudira Atmaja mengapresiasi upaya yang dilakukan KAI. Menurutnya kegiatan ini merupakan inovasi menarik dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Ini bagian dari kolaborasi memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan. Tahun depan kami berharap ada peningkatan layanan maupun durasi hari pelayanan," kata Komang.

Warga Kecamatan Singojuruh, Murtiningsih mengaku terbantu dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar KAI Daop 9 Jember di Stasiun Singojuruh. Ia memanfaatkan layanan dokter umum untuk memeriksakan kondisi tekanan darahnya yang tinggi.

“Pelayanannya enak, petugasnya juga melayani dengan baik. Saya bisa periksa ke dokter tanpa harus mengeluarkan biaya. Ini sangat membantu, apalagi bagi warga yang perlu rutin memeriksakan kesehatan,” ujar perempuan berusia 50 tahun itu. (fat)