Remaja Asal Jember Alami Patah Tulang Usai Terpeleset saat Mendaki Gunung Rante BanyuwangiPos SAR Banyuwangi

Remaja Asal Jember Alami Patah Tulang Usai Terpeleset saat Mendaki Gunung Rante Banyuwangi

Tim SAR Gabungan mengevakuasi pendaki yang alami patah tulang setelah terpeleset saat mendaki Gunung Rante Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id – Seorang remaja mengalami patah tulang setelah terpeleset saat mendaki di Gunung Rante, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (17/2/2026). Korban telah dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan.

Korban atas nama Ahmad Saoqilah, warga Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember. Remaja berusia 20 tahun ini mengalami patah tulang pada kaki kirinya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel untuk membantu melakukan proses evakuasi pendaki yang terpeleset.

Baca Juga :

Kantor SAR Banyuwangi juga berkoordinasi dengan unsur terkait yang telah berada di lokasi sebelum melaksanakan proses evakuasi di medan yang cukup terjal.

"Korban mengalami patah tulang pada kaki kirinya dan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat pada pukul 16.15 WIB," ujar I Made Oka Astawa.

Setelah dilakukan penanganan medis dasar di lokasi, korban selanjutnya dibawa menuju RSUD Blambangan menggunakan ambulans Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Proses evakuasi melibatkan sejumlah unsur antara lain, Tim Rescue Kansar Banyuwangi, Satgas Gunung Rante, Damkarmat, Polsek Licin, BPBD, Dinas Kesehatan, Banyuwangi SAR Independent, BKSDA Kawah Ijen, serta warga setempat.

Pada pukul 16.25 WIB operasi SAR resmi ditutup setelah korban berhasil dievakuasi, dan seluruh unsur dikembalikan ke satuan masing-masing.

“Kami mengimbau kepada para pendaki agar selalu mengutamakan keselamatan, mempersiapkan fisik dan perlengkapan dengan baik sebelum melakukan pendakian,” ujar Oka Astawa. (fat)