Bus Pariwisata Senggol Pemotor di Depan Pegadaian Banyuwangi, Satu Orang TewasSatlantas Polresta Banyuwangi

Bus Pariwisata Senggol Pemotor di Depan Pegadaian Banyuwangi, Satu Orang Tewas

Polisi lalu lintas mengamankan bus yang senggol pemotor di Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Sebuah bus pariwisata terlibat kecelakaan dengan pemotor di Jalan Kartini, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Selasa (27/6/2023) pagi.

Insiden tersebut mengakibatkan perempuan penumpang motor meregang nyawa di tempat kejadian.

"Kejadiannya tadi pagi pukul 04.30 WIB. Satu orang penumpang motor meninggal dunia," kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Iptu Dwi Wijayanto.

Baca Juga :

Dwi menjelaskan, penumpang motor yang meninggal itu berinisial Su (60), warga Kelurahan Penganjuran, Banyuwangi.

Korban menunggangi motor Honda Beat bernopol P 4102 U bersama suaminya, Bu (63).

Pengendara motor saat itu melaju dari arah barat ke timur dan berhenti karena traffic light.

Setelah nyala lampu hijau menyala, pengendara motor mulai menggeber motornya berbelok kiri ke arah utara.

Namun nahasnya, pemotor terserempet bus pariwisata Isuzu nopol S 7490 UJ yang saat itu melaju bersamaan keluar dari lampu merah.

Bus tersebut dikemudikan AA (36) bersama satu orang kernet bus, ATH (41). Keduanya berasal dari Kabupaten Kediri.

"Sopir bus sempat mengambil haluan ke kiri bermaksud untuk berbelok, namun kecelakaan tetap tak terhindarkan. Kedua kendaraan berbenturan," beber Dwi.

Iptu Dwi mengatakan, kedua kendaraan berbenturan di jalan depan Kantor Pegadaian, Banyuwangi.

Bagian samping badan bus menyenggol motor, sehingga mengakibatkan pengemudi motor oleng dan tak dapat mengendalikan kendaraannya.

Pengemudi dan penumpang motor akhirnya terjatuh ke aspal. Pengendara motor terjatuh ke kiri, sementara penumpangnya jatuh ke kanan dan terlindas roda belakang bus.

Korban terkapar bersimbah darah di aspal, sedang suaminya hanya mengalami luka lecet di bagian tangan dan kakinya.

"Saudara Su meninggal dunia di TKP, kemudian dilarikan ke RUSD Blambangan Banyuwangi," sambungnya.

Pihak kepolisian menduga kecelakaan disebabkan oleh sopir bus pariwisata kurang berhati-hati saat berbelok, sehingga mengakibatkan kecelakaan.

Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, sopir bus dan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa oleh petugas. (fat)