Diduga Lalai Matikan Kompor, Rumah di Kertosari Banyuwangi Ludes TerbakarDamkarmat Banyuwangi

Diduga Lalai Matikan Kompor, Rumah di Kertosari Banyuwangi Ludes Terbakar

Bagian belakang rumah di Kelurahan Kertosari, Banyuwangi ludes terbakar saat kondisi kosong ditinggal pemiliknya. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id – Insiden kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah di Jalan Ikan Banyar, Kelurahan Kertosari, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu pagi (3/1/2026). Dugaan sementara, api dipicu oleh kebocoran tabung gas LPG saat kompor ditinggalkan dalam keadaan menyala.

Peristiwa yang menimpa rumah milik Ahmad Kaderi Hadi Rolis (55) ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat kejadian, rumah tersebut dalam kondisi kosong sehingga api dengan cepat menjalar ke bagian atap dan ruangan lainnya.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Salam Bikwanto, mengungkapkan bahwa laporan masuk ke pihaknya pada pukul 08.42 WIB. Menanggapi laporan tersebut, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Baca Juga :

"Kami mengerahkan tiga unit armada pemadam, yakni Ayaxx 03, Doom 04, dan Fire Doom 05 dengan total delapan personel. Petugas tiba di lokasi hanya empat menit setelah keberangkatan dan langsung melakukan lokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman padat di sekitarnya," ujar Salam Bikwanto dalam laporannya.

Kobaran api pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Ari Wasiati (55). Ari yang rumahnya berdempetan tembok dengan rumah korban melihat kepulan asap tebal masuk melalui celah dinding rumahnya.

Saat dicek ke luar, ternyata api sudah membesar di area dapur rumah milik Ahmad Kaderi. Ari spontan berteriak meminta tolong. Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya dan selang air PDAM sebelum petugas Damkarmat tiba.

Salam Bikwanto menjelaskan, berdasarkan asesmen di lapangan, titik api berasal dari area dapur.

"Dugaannya karena pemilik rumah lupa mematikan kompor. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya kebocoran gas LPG 3 kg, sehingga api menyambar dengan cepat ke area dapur hingga menjalar ke atap bangunan," jelasnya.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 300.000.000. Api tercatat melahap area bangunan seluas 12 x 5 meter, termasuk perabotan elektronik seperti kulkas, perlengkapan kamar tidur, dan lemari.

Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk memastikan api benar-benar padam dan melakukan pendinginan (overhaul) guna mencegah munculnya titik api baru (re-ignition).

Pihak Damkarmat juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Banyuwangi agar selalu waspada dan melakukan pengecekan ganda pada kompor maupun instalasi gas sebelum meninggalkan rumah.

Operasi pemadaman ini juga dibantu oleh personel kepolisian dari Polresta Banyuwangi dan warga setempat. Status penanganan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 10.01 WIB. (man)