Petugas dibantu warga mengevakuasi jasad balita yang tewas tercebur sumur. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id - Seorang anak bayi di bawah usia lima tahun di Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Banyuwangi, tewas setelah tercebur ke dalam sumur.
Kejadian bermula ketika bayi berjenis kelamin laki-laki berinisial, ZAS yang usianya belum genap 2 tanun ini diduga lepas pengawasan orang tuanya. Korban bermain di belakang rumahnya sekitar pukul 14:15 WIB, Minggu (27/3/2022).
Sementara ibunya, FD (21) saat itu sedang mencuci piring.
Tak lama setelahnya, ibu korban FD mendengar teriakan anaknya. "Ibu korban
kemudian mencari anaknya yang berteriak," kata Kapolsek Srono, AKP
Junaidi.
Kemuadian, Ibu korban mencari sumber suara. Ia pun kaget saat
menemukan anaknya sudah berada di dalam sumur yang berjarak 3 meter dari rumahnya.
Secara spontan ibu korban berteriak minta tolong sambil
berusaha meraih anaknya dari dalam sumur. Namun usahanya tak berhasil, lantaran
jarak antara bibir sumur ke permukaan air sumur cukup jauh.
Tak lama setelah itu disusul warga setempat berdatangan ke
lokasi setelah mendengar teriakan ibu korban. "Warga sekitar turut
membantu evakuasi dan sekitar jam 15.46 WIB korban berhasil dievakuasi bersama
TRC BPBD Banyuwangi," imbuh AKP Junaidi.
Tapi nahas, balita malang yang tercebur ke sumur itu
diangkat sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Keluarga korban menolak dilakukan otopsi. Hasil
pemeriksaan luar, pada tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda bekas
kekerasan. Selanjutnya korban diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan,"
pungkas Junaidi. (fat)