Evakuasi Monyet Liar yang Resahkan Warga Muncar Banyuwangi Berlangsung Alot, Petugas Sempat KewalahanDamkarmat Banyuwangi

Evakuasi Monyet Liar yang Resahkan Warga Muncar Banyuwangi Berlangsung Alot, Petugas Sempat Kewalahan

Petugas Damkarmat Banyuwangi berjibaku evakuasi monyet liar yang diamankan warga ke dalam kurungan ayam. (Foto: Tangkapan layar)

KabarBanyuwangi.co.id – Proses evakuasi seekor monyet yang meresahkan warga di Dusun Muncar, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi berlangsung alot, Senin (18/5/2026).

Pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi bahkan sempat dibuat kewalahan dan membutuhkan waktu hingga hampir lima jam untuk menjinakkan satwa agresif tersebut.

Insiden ini bermula ketika seekor monyet liar tersengat aliran listrik dan jatuh dari ketinggian. Warga setempat yang berniat mengamankannya berinisiatif memasukkan primata itu ke dalam kurungan ayam.

Baca Juga :

Namun, setelah kesadarannya pulih, monyet tersebut mendadak beringas dan mencoba menyerang warga sekitar.

Lantaran situasi kian tidak terkendali, salah seorang warga bernama Moh. Fatkhurrozi langsung melaporkan kejadian non-kebakaran ini ke Call Center Damkarmat Banyuwangi pada pukul 11.49 WIB.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi, Salam Bikwanto, membenarkan bahwa personelnya sempat menemui kendala di lapangan. Penanganan awal yang dilakukan oleh Tim Sektor Srono tidak berjalan mulus akibat karakteristik satwa yang sangat membahayakan petugas.

“Monyet tersebut bersifat sangat agresif serta memiliki taring yang panjang dan besar. Karena Sektor Srono tidak membawa peralatan yang memadai, tim di lapangan sempat kewalahan dan segera meminta bantuan ke Mako Induk," ungkap Salam Bikwanto saat dikonfirmasi, Selasa (19/5/2026).

Merespons laporan tersebut, Mako Induk Damkarmat Banyuwangi langsung menerjunkan Regu Brama 1 ke lokasi pada pukul 14.55 WIB untuk membackup personel Sektor Srono.

Evakuasi mencapai puncaknya saat petugas gabungan mencoba mengikat tubuh monyet di dalam kurungan. Petugas harus menjepit tiga bagian tubuh satwa secara bersamaan, meliputi kepala, tangan, dan kaki.

Petugas juga memanfaatkan pipa paralon untuk menyusupkan tali karmantel guna mengunci pergerakan kepala monyet.

Sengitnya perlawanan satwa bertaring besar ini bahkan membuat tiga alat penjepit milik petugas rusak parah akibat gigitan kuat sang monyet. Tidak hanya itu, tali karmantel yang digunakan untuk mengikat pun nyaris putus akibat ditarik dan digigit berulang kali.

Setelah melalui upaya keras, primata tersebut akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan aman dan langsung dipindahkan ke dalam kurungan unit Fire & Rescue Jepang.

"Seluruh proses penanganan dinyatakan selesai total pada pukul 16.55 WIB. Saat ini, monyet liar tersebut sudah kami amankan di Mako Induk Damkarmat dan selanjutnya akan dilepaskan kembali ke habitat aslinya yang jauh dari permukiman," pungkas Salam. (man)