Kasus Pecah Kaca di Banyuwangi Masih Diselidiki, Pelaku Diduga Intai Korban Sejak di BankPolresta Banyuwangi

Kasus Pecah Kaca di Banyuwangi Masih Diselidiki, Pelaku Diduga Intai Korban Sejak di Bank

Pelaku pencurian uang dengan modus pecah kaca terekam kamera CCTV. (Foto: Tangkapan layar)

KabarBanyuwangi.co.id – Penanganan kasus pencurian uang dengan modus pecah kaca mobil di Jalan KH. Harun, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, masih dalam tahap penyelidikan aparat kepolisian.

Peristiwa tersebut menimpa perempuan berinisial FS (21), warga Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Ia kehilangan uang di dalam mobil yang sedang diparkir dan ditinggal membeli jajanan seblak di lokasi pada Senin (18/5/2026).

Sampai saat ini pelaku yang belum diketahui identitasnya memecahkan kaca mobil Toyota Fortuner warna hitam nopol P 1282 YV milik korban dan membawa kabur tas berisi uang sebesar Rp 300 juta.

Baca Juga :

Aparat kepolisian masih terus menyelidiki kasus ini. Diduga kuat pelaku telah mengintai dan membututi korban sejak dari bank.

"Kita sudah pelajari 99 persen pelaku ini sudah mengikuti masyarakat yang mengambil uang itu sejak dari bank," ujar Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Selasa (19/5/2026).

Hingga kini polisi terus melakukan pengembangan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri keberadaan pelaku. Pihak kepolisian juga telah mengamankan rekaman CCTV dari lokasi kejadian.

 "Masih dalam proses penyelidikan. Saya berharap pelaku berbaik hati menyerahkan diri. Tapi kalau tidak, kemanapun akan kami kejar. Karena tidak ada kejahatan yang tidak meninggalkan bekas," kata Rofiq.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, pelaku melancarkan aksinya dengan memecah kaca mobil bagian tengah. Lalu dengan cepat mengambil tas diduga berisi uang tunai yang berada di dalam kendaraan.

Usai aksinya berhasil, pelaku langsung kabur bersama pelaku lainnya yang sudah menunggu di atas motor matic warna putih.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban yang baru saja mengambil uang ratusan juta dari bank tersebut, rencananya akan dipergunakan untuk pihak keluarga membayar cabai. (fat)