Hari Ketiga Pencarian Bocah Hilang di Sungai Sraten Nihil, Petugas Hanya Temukan MotorPos SAR Banyuwangi

Hari Ketiga Pencarian Bocah Hilang di Sungai Sraten Nihil, Petugas Hanya Temukan Motor

Tim pencarian menyisir sungai untuk menemukan bocah yang hilang di sungai Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id – Tim SAR gabungan masih berupaya mencari keberadaan anak laki-laki yang hilang di sungai Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi.

Petugas dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, bersama warga melakukan pencarian dengan menyisir sungai dari lokasi awal korban terjatuh bersama kendaraannya.

Korban dilaporkan hilang sejak Rabu (24/4/2024) sore. Namun hingga Jumat (26/4/2024) sore, anak laki-laki yang diketahui berinisial T (13) tersebut, masih belum ditemukan.

Baca Juga :

"Operasi pencarian hingga hari ketiga ini hasilnya masih nihil," kata Koordinator Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setya Budi.

Petugas bersama warga yang sedang melakukan pencarian, sementara ini hanya menemukan motor yang ditunggangi korban saat terjatuh ke sungai.

"Motornya sudah ditemukan di lokasi korban terjatuh. Di kedalaman 2-3 meter," ujar Kapolsek Cluring, AKP Abdul Rohman.

Kendaraan roda dua yang dibawa korban yakni motor Honda Supra X protolan tanpa pelat nomor. "Saat dicek kondisi mesin motornya mati, mungkin karena kemasukan air saat terendam di sungai," kata dia.

Abdul Rohman menambahkan, pihaknya bersama tim SAR masih berupaya mencari keberadaan korban. Sayangnya, hingga sore hari ini korban belum ditemukan. Tim pencarian memutuskan pencarian dilanjut besok pagi.

Sebelumnya, korban dikabarkan hilang di sungai Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Rabu (24/4/2024) sore. Korban nyemplung bersama motornya.

Dari informasi yang dihimpun, korban sekitar pukul 16.00 WIB naik motor bebek protolan dan berusaha putar balik di jalan setapak sekitar sungai.

Namun sialnya, korban bersama motor warna hitamnya tersebut justru bablas ke sungai yang saat itu sedang banjir besar.

Kejadian tak terduga ini diketahui oleh warga setempat yang kebetulan hendak membuang sampah di sekitar lokasi kejadian.

"Jatuhnya korban ke sungai diketahui oleh warga yang saat kejadian hendak membuang sampah di sekitar lokasi. Ketika dicari, korban sudah hilang diduga tenggelam terbawa derasnya air banjir," ungkapnya. (fat)