Puncak HS Berani Kita Beda Tour 2026, Slank Siap Bawakan 18 Lagu di Pantai Boom Banyuwangi

Puncak HS Berani Kita Beda Tour 2026, Slank Siap Bawakan 18 Lagu di Pantai Boom Banyuwangi

Personil Slank dalam jumpa pers HS Hey Slank - Berani Kita Beda Tour 2026 di Aston Banyuwangi Hotel and Conference Center. (Foto: Firman)

KabarBanyuwangi.co.id - Grup musik legendaris Indonesia, Slank, siap mengobati rasa kangen para penggemarnya di Kabupaten Banyuwangi. Mengusung konsep panggung megah, seluruh personel Slank dipastikan hadir menggebrak gelaran konser "HS Hey Slank - Berani Kita Beda Tour 2026" yang berlangsung di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Minggu (1/11/2026) sore hingga malam.

Kehadiran personel lengkap Slank ini bakal membawakan setlist berisi 18 lagu hits yang menjadi magnet utama bagi ribuan Slankers dari berbagai daerah. Terlebih, grup musik asal Gang Potlot tersebut sudah cukup lama tidak menggelar aksi panggung di kabupaten berjuluk The Sunrise of Java ini.

Banyuwangi sendiri terpilih menjadi lokasi penutup (seri ke-10) dari rangkaian tur satu tahun di 10 kota yang diselenggarakan oleh HS, setelah sebelumnya sukses menyambangi Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Lampung, Malang, Palembang, Bandung, dan Purwokerto.

Baca Juga :

Pendiri sekaligus pentolan Slank, Bimo Setiawan Almachzumi (Bimbim), mengungkapkan bahwa Banyuwangi memiliki ikatan emosional dan ruang kenangan tersendiri bagi perjalanan bermusiknya. Bahkan, salah satu tembang hits ciptaannya lahir dari memori di Banyuwangi.

"Pada tahun 1992, saya menciptakan lagu berjudul 'Kirim Aku Bunga'. Tembang itu lahir dari kerinduan saat masih berpacaran. Waktu itu kami sedang tur konser ke sejumlah kota dan lama tidak bertemu dengan kekasih," kenang Bimbim saat sesi konferensi pers di Aston Banyuwangi Hotel and Conference Center.

Lebih lanjut, Bimbim menegaskan bahwa kolaborasi bersama HS di tengah tantangan perekonomian masyarakat saat ini mengusung misi sosial untuk menggerakkan ekosistem kreatif daerah.

"Satu tahun terakhir ini kita kerja bersama HS. Dari awal memang sudah komitmen dengan Haji Suryo (owner HS). Di tengah kondisi ekonomi yang lagi berat ini, kita berkolaborasi membuka lapangan pekerjaan lebih besar dan membuka wawasan anak muda lewat musik untuk jadi lebih baik," tegas Bimbim.

Semangat kolaborasi ini dipastikan terus berlanjut. Bimbim membocorkan bahwa Slank dan HS telah sepakat kembali menggelar tur ke 10 kota baru di Indonesia pada tahun 2027 mendatang, serta menyiapkan panggung spesial perayaan ulang tahun Slank ke-43 pada Desember mendatang di Jakarta.

Senada dengan Bimbim, bassist Slank, Ivan Kurniawan (Ivanka), menyoroti hadirnya ruang bagi para pelaku UMKM lokal serta ekosistem Slankerspreneur (penggemar Slank yang berwirausaha) di dalam area konser.

"HS memfasilitasi teman-teman UMKM dan Slankerspreneur untuk membuka booth. Di 10 kota berikutnya, insya Allah Slankers juga akan kembali mendapatkan tempat untuk berjualan di konser Slank. Thanks HS," ungkap Ivanka.


Slank beserta pengisi acara lain dan jajaran manajemen HS berswafoto menunjukkan produk baru HS. (Foto: Firman)

Vokalis Slank, Akhadi Wira Satriaji alias Kaka, menyambut antusias pemilihan Pantai Marina Boom sebagai lokasi penutup tur. Menurutnya, pemandangan dan daya tarik lokasi di tepi pantai Banyuwangi memberikan energi yang sangat berbeda.

"Di kota ke-10 ini pas lah HS nitikin di Banyuwangi karena jadi melting point dua pulau, yaitu Pulau Jawa dan Bali. Terus lokasinya juga di pinggir laut. Apalagi Pantai Boom ini lagi happening banget, kemarin baru dipakai gelaran Festival Gandrung Sewu yang melibatkan ribuan penari," tutur Kaka.

"Semuanya having fun. Di Banyuwangi saya percaya bakal lebih ramai lagi karena sudah tahu kalau di Hey Slank ini pure hiburan, dan pengisi acaranya orang-orang yang berani serta berbeda semua. See you tonight!" serunya.

Banyuwangi Pasar Krusial dan Strategis

Direktur Komersial HS, Tessa Arya Pradana, membeberkan alasan kuat di balik terpilihnya Banyuwangi sebagai venue pemungkas tur HS 2026. Sebagai produsen rokok pendatang baru asal Magelang yang baru berjalan dua tahun, penyerapan pasar di Jawa Timur, khususnya Banyuwangi, tercatat sangat signifikan.

"Banyuwangi merupakan pasar yang sangat penting bagi perusahaan. Secara umum, Jawa Timur menempati peringkat kedua konsumen rokok terbesar di Indonesia. Penjualan produk HS di Banyuwangi memberikan kontribusi hingga 25 persen untuk area Jawa Timur, dan 10 persen dari total tersebut disumbang langsung oleh Banyuwangi," beber Tessa.

Tessa menambahkan, sepanjang tur 10 kota ini, HS telah menggandeng lebih dari 500 pelaku UMKM lokal dan sekitar 5.000 komunitas anak muda. Komitmen ini akan dilanjutkan pada tur tahun depan dengan melibatkan local heroes di setiap daerah yang disinggahi.

Kemeriahan pesta musik di Pantai Marina Boom tidak hanya membara di atas panggung utama. Usai sesi jumpa pers, rangkaian acara diawali aksi berkendara bersama (riding) yang diikuti ratusan pencinta otomotif, mulai dari komunitas Vespa hingga klub motor lokal Banyuwangi. Rombongan riding mengambil titik start dari GOR Tawangalun dan melintasi sudut-sudut ikonik kota sebelum finish di Pantai Boom Marina.

Selain penampilan utama dari Slank, panggung "HS Berani Kita Beda Tour Hey Slank" turut dimeriahkan oleh deretan musisi dan grup papan atas lintas daerah.

Line-up pendukung yang siap menghentak panggung antara lain Deky Donk (Banyuwangi), Reina Eighteen.dj (Malang), Begundal Lowokwaru (Malang), Superiots (Bogor), Rebellion Rose (Yogyakarta), serta musisi reggae kawakan Tony Q Rastafara (Jakarta). (man)